25 C
Semarang
Selasa, 27 Januari 2026

Gempa Guncang Yogyakarta – Pacitan, 17 Perjalanan Kereta Api Sempat Dihentikan

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Sebanyak 17 perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta terpaksa diberhentikan sementara pascagempa bumi yang terjadi pada Selasa (27/1/2026) pukul 08.20 WIB. Yang kemudian disusul gempa kedua pukul 13.15 wib. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan keselamatan operasional prasarana kereta api.

Pemberhentian sementara ini mencakup berbagai jenis layanan, mulai dari Kereta Api (KA) Jarak Jauh, KA Bandara YIA, KRL Commuterline Yogyakarta-Palur, hingga kereta lokal seperti Batara Kresna.

Sesuai prosedur keselamatan, tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan inspeksi mendalam terhadap seluruh prasarana, termasuk kondisi rel, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya di sepanjang jalur yang terdampak getaran gempa.

Setelah dilakukan pengecekan intensif selama kurang lebih 28 menit, tim lapangan menyatakan seluruh lintas dalam kondisi aman. Pada pukul 08.48 WIB, seluruh kereta api diizinkan untuk melanjutkan perjalanan kembali.

Baca juga:  FPTI Karanganyar Jaring Bibit Atlet Menuju Porprov 2026

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa prosedur penghentian ini merupakan protokol wajib demi menjaga aspek keselamatan penumpang.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan. Pemeriksaan prasarana pascagempa adalah prosedur wajib untuk memastikan keselamatan tetap terjaga,” ujar Feni.

Beberapa rangkaian yang terdampak di antaranya adalah KA Argo Lawu, KA Gajayana Tambahan, KA Lodaya, KA Pasundan, KA Bandara YIA, hingga KRL Yogyakarta-Palur. Selain itu, kereta lokal seperti commuter, KA Batara Kresna dan KA Joglosemarkerto juga sempat tertahan selama proses pemeriksaan berlangsung.

KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan bahwa saat ini seluruh operasional telah kembali normal dan semua perjalanan dipastikan dalam keadaan selamat serta aman.

Baca juga:  Para Santri dan Ponpes Tuntut Fasilitas Pendidikan

Diketahui hari ini terjadi dua kali gempa yang berpusat di Pacitan dan Gunung Kidul. Di Pacitan gempa bumi bermagnitudo 5,5 memiliki kedalaman 105 km. Gempa terjadi pukul 08.20 WIB, Selasa (27/1/2026). Titik gempa berada di 8,14 lintang selatan dan 111,33 bujur timur.

Untuk gempa kedua gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,5 yang berpusat di darat sekitar 16 kilometer arah timur Bantul.

Berdasarkan data dari BMKG, gempa yang terjadi pukul 13.15 WIB ini berada di kedalaman dangkal, yakni 11 kilometer. (dea/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...