JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Karanganyar menjaring bibit atlet di seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2025. Pasalnya, seleksi ini untuk penjaringan atlet menuju Porprov Jawa Tengah 2026.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Karanganyar, Aan Shopuanudin mengatakan seleksi ini untuk melihat dari dekat kesiapan para atlet panjat tebing Karanganyar dalam menghadapi Porprov Jawa Tengah 2026.
Menurut Aan, beberapa atlet asal Karanganyar telah berhasil menembus kejuaraan tingkat internasional.
“Atlet-atlet FPTI Karanganyar sudah ada yang dikirim ke Thailand pada 2006. Harapannya, atlet-atlet baru dapat mengikuti jejak kakak-kakaknya,” terang Aan, Kamis (11/12).
Ditambahkan Aan, pembinaan atlet pelajar Karanganyar terus berjalan dengan dominasi peserta dari jenjang SD. Latihan atlet harus dilakukan terus dan berkelanjutan untuk mempersiapkan atlet menuju berbagai kejuaraan.
Karanganyar sendiri mendapat kuota sembilan atlet untuk lolos ke babak pool, dan seluruh slot telah terisi, termasuk atlet unggulan seperti Haddan Malik Baqmuhyibar. Salah satu atlet juga dijadwalkan mengikuti agenda kompetisi di Thailand pada 2025.
Aan juga menyinggung rencana penyelenggaraan lomba sirkuit yang membutuhkan dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, terutama terkait perbaikan fasilitas yang dinilai belum layak.
“Mudah-mudahan tahun 2026 Pak Bupati dapat mengalokasikan anggaran untuk peningkatan fasilitas. Pasalnya, Venue yang saat ini ada masih belum memenuhi standar. Kami akan kembali mengajukan perbaikan kepada Pemerintah Daerah,”ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Hari Purnomo menyampaikan kegiatan ini menjadi acuan dasar untuk pelaksanaan Porprov 2026.
“Manfaatkan kesempatan ini dan tampilkan kemampuan terbaik kalian,” ucap Hari.
Menurutnya, hasil seleksi akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan atlet yang akan mewakili Karanganyar di ajang tingkat provinsi mendatang. Para peserta diminta tampil maksimal dan tidak sekadar menjadikannya sesi latihan biasa.
“Jangan hanya ikut-ikutan. Kalahkan lawan kalian, tunjukkan kemampuan terbaik. Nek iso yo kudu juara,” pesannya.
Pada Porprov sebelumnya, cabang panjat tebing Karanganyar berhasil menyumbangkan lebih dari tujuh medali, terdiri dari emas, perak, dan perunggu. Pemerintah berharap capaian tersebut dapat meningkat pada gelaran berikutnya. (yas/rit)













