30.3 C
Semarang
Rabu, 6 Mei 2026

Dua Siswa Keracunan MBG Masih Jalani Rawat Inap




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat hingga Senin (2/2) Pukul 12.30 WIB, masih terdapat dua siswa SMAN 2 Kudus yang diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjalani rawat inap di dua rumah sakit di Kudus.

Berdasarkan data dari DKK per 2 Februari 2026, dari total 135 penerima manfaat yang dirujuk ke rumah sakit, yang masih menjalani rawat inap duasiswa, satu siswa di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dan satu siswa di RS Mardi Rahayu. Kemudian yang masih rawat jalan sebanyak 65 siswa disejumlah rumah sakit di Kudus.

‘’Sedangkan yang sudah pulang 132 penerima manfaat dari delapan rumah sakit,’’ ungkap Kepala DKK Kudus, dr Abdul Hakam melaui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Amad Mochamad, Senin (2/2).

Baca juga:  RSUD Kudus Nonaktifkan Lagi Ruang Isolasi COVID-19 Kelas VIP

Sementara Juru Bicara RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Abdul Mufid saat dikonfirmasi, menyebutkan hingga Senin siang masih ada 1 siswa yang opname dengan kondisi sudah tidak ada keluhan. Pasien tersebut masih menunggu dokter untuk melakukan visite.

‘’Dari visite dokter itu apakah nanti (Senin sore) boleh pulang apa masih lanjut opname,’’ jelasnya. Mufid.

Sebelumnya, sebanyak ratusan siswa SMAN 2 Kudus diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang didistribusikan SPPG Purwosari 1 Kecamatan Kota, Kudus, Rabu (28/1) siang.

Diketahui, mereka diduga mengalami keracunan menu MBG dari SPPG Purwosari 1, berupa nasi putih, soto ayam suwir, tempe goreng, toge, buah kelengkeng. Menu tersebut didistribusikan pada Rabu, 28 Januari 2026.

Baca juga:  Penyerapan Dana Desa di Kab. Kudus, Jepara, dan Demak Capai 52,18 Persen

Namun, sehari setelahnya mengeluh mual hingga diare dan dilarikan ke rumah sakit sejak Kamis (29/1) pagi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Kamis (29/1) per pukul 17.00 WIB, siswa yang diduga keracunan dan dirujuk ke sejumlah rumah sakit sebanyak 121 orang.

Data tersebut terus bertambah, hingga Senin (2/2) siang tercatat siswa yang dirujuk sebanyak 135 orang. Baik di RSUD Kudus, RS Mardi Rahayu, RSI Sunan Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RS Aisyiyah, RS Kumala Siwi, RS Kartika Husada dan RS Nurussyifa. (han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...