JATENGPOS.CO.ID, TEGAL- Menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Perum BULOG menegaskan komitmen strategisnya dalam memperkuat penyerapan gabah dari petani lokal sebagai bagian dari upaya menjaga pasokan beras nasional. Langkah ini sekaligus mendukung ketahanan pangan, stabilitas harga, serta kesejahteraan petani di wilayah sentra produksi.
Dalam rangka optimalisasi pengadaan, Bulog Cabang Tegal bersama mitra strategis seperti Babinsa, Dinas Pertanian dan penggilingan setempat telah aktif memetakan lokasi panen sehingga penyerapan gabah kering panen (GKP) dapat dilakukan secara optimal. Gabah yang diserap kemudian digiling melalui mitra dan hasilnya disimpan sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Selain untuk konsumsi masyarakat, CBP juga dapat digunakan dalam penanganan kondisi darurat atau bencana di sejumlah daerah.
Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Mayjen TNI (Purn) Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., menyampaikan dukungannya terhadap peran aktif Bulog dalam penyediaan cadangan beras melalui penyerapan gabah petani.
“Penyerapan gabah dari petani adalah langkah strategis untuk menjaga ketahanan pasokan beras nasional sekaligus memberikan kepastian pemasaran kepada petani pada musim panen. Sinergi lintas sektor, mulai dari Babinsa hingga dinas teknis, menjadi kunci agar proses pengadaan ini berjalan tepat waktu dan efektif.”
Selain pengadaan gabah, pemantauan harga pangan di pasar tradisional maupun ritel modern juga terus dilakukan. Hasil monitoring menunjukkan bahwa harga beras dan komoditas pangan lain masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, mencerminkan pasokan yang stabil dan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Penyerapan gabah yang digalakkan Bulog juga sejalan dengan arahan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional sepanjang periode konsumsi tinggi seperti Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, upaya ini secara langsung memberikan dukungan kepada petani dengan menjamin pasar bagi hasil panen mereka serta memperkuat cadangan nasional.
Perum BULOG akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas pasokan beras, mengoptimalkan penyerapan gabah petani, serta menjamin keterjangkauan harga pangan bagi seluruh lapisan masyarakat selama momentum Ramadan hingga Lebaran 2026.(aln)






