26 C
Semarang
Rabu, 25 Februari 2026

Hadapi TKA, Siswa SD Negeri 3 Jepang Ikuti Try Out Ke-2

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – SD Negeri 3 Jepang, Kecamtan Mejobo, Kabupaten Kudus, melaksanakan Try Out ke-2, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Kegiatan dimulai pukul 08.00–09.15 WIB untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia ini, diikuti oleh 21 siswa kelas VI, Selasa (24/2).

Diketahui, Pelaksanaan TKA sendiri mulai diterapkan tahun 2026 sebagai bagian dari kebijakan evaluasi pembelajaran nasional. TKA berfungsi sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan dan capaian akademik siswa, serta menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi jalur prestasi ke jenjang berikutnya.

Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 95/M/2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA yang diterbitkan oleh Kemendikdasmen.

Di tingkat daerah, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus telah menjadwalkan simulasi TKA pada 2–8 Maret 2026 dan gladi bersih pada 9–17 Maret 2026.

Ketua Pelaksana TKA SD 3 Jepang, Aufa Gisti Pravitasari, mengatakan pelaksanaan try out menggunakan 15 unit Chromebook dan 6 unit laptop melalui fitur Rumah Murid, pada platform Rumah Pendidikan milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Baca juga:  Bengkel Mobil Modern CARFix Lebarkan Sayap di Kudus

‘’Tryout kedua ini melibatkan empat guru, yang bertugas sebagai teknisi, proktor, serta dua orang pengawas,’’ ungkap Gisti.

Dia mengungkapkan, bahwa pelaksanaan hari pertama Try Out ke-2 sempat mengalami kendala teknis karena lokasi ruang ujian terlalu jauh dari sumber utama WiFi. Sehingga menyebabkan sistem beberapa kali error, dan ada jawaban siswa yang tidak tersimpan sehingga nilai tidak muncul.

‘’Setelah evaluasi, hari kedua kami pindahkan ke ruang Kelas 5 agar jaringan lebih stabil,” jelasnya.

Try Out ke-2 ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 24 Februari 2026 untuk Bahasa Indonesia dan 25 Februari 2026 untuk Matematika. Sebelumnya, sekolah telah melaksanakan Try Out 1 pada Kamis, 12 Februari 2026 menggunakan smartphone di ruang kelas.

“Try Out 1 diikuti 21 siswa kelas VI. Hasilnya masih jauh dari harapan dan terdapat kendala sinyal karena menggunakan WiFi sekolah,” tambah Gisti.

Sementara Kepala SD Negeri 3 Jepang, Eko Mardiana, mengatakan bahwa meskipun TKA tidak menjadi penentu kelulusan, asesmen ini tetap memiliki peran penting,’’TKA memang tidak memengaruhi kelulusan, tetapi hasilnya sangat penting terutama untuk pendaftaran jalur prestasi ke jenjang SMP,” ungkapnya.

Baca juga:  Sam’ani Pastikan Kebersihan Festival Dandangan 2026

Sebagai bentuk keseriusan, lanjut Eko, sekolah telah menambah jam pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika setiap Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu pada pukul 06.00–07.00 WIB. Program ini ditangani oleh tim penguatan materi guna meningkatkan kesiapan akademik siswa.

Selain penguatan materi, try out juga menjadi sarana evaluasi kesiapan teknis sekolah, mulai dari perangkat Chromebook dan laptop, kestabilan jaringan internet, hingga kesiapan ruang ujian berbasis digital.

“Untuk pelaksanaan TKA nanti, satu mata pelajaran akan kami bagi menjadi dua sesi karena keterbatasan jumlah Chromebook dan laptop yang kami miliki,” tambah Eko Mardiana.

Setelah seluruh rangkaian try out selesai, sekolah akan melakukan analisis kesiapan dan analisis nilai siswa guna mengidentifikasi indikator materi yang belum dikuasai, sehingga penguatan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah.

‘’Dengan persiapan akademik dan teknis yang matang, SD Negeri 3 Jepang berharap seluruh siswa dapat mengikuti TKA 2026 dengan lancar dan meraih hasil terbaik sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,’’ pungkasnya. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...