31 C
Semarang
Sabtu, 28 Februari 2026

Warga Tlogowungu Protes, Menu MBG Tidak Sesuai Harapan

JATENGPOS.CO.ID, PATI – Warga Tlogowungu, Pati, kembali menyuarakan protes mereka terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap tidak sesuai dengan harapan. Pada Jumat (27/2), Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu melakukan aksi demonstrasi di depan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlogowungu 1, menuntut kejelasan atas harga menu MBG yang dinilai terlalu rendah.

Koordinator lapangan, Muhammad Ali Sobbri, menyatakan bahwa menu MBG yang diberikan, yaitu buah jeruk, roti kering, dan empat butir telur puyuh, hanya bernilai sekitar Rp 5.000, padahal seharusnya Rp 8.000. “Kami ingin tahu kemana sisa uang Rp3.000 itu,” tegas Sobbri.

Selain itu, warga juga melaporkan adanya jeruk busuk yang dibagikan kepada anak-anak. “Kami dapat informasi dari anak-anak bahwa ada jeruk yang sudah membusuk,” tambah Sobbri.

Baca juga:  Pers Diajak Perkuat Disiplin Verifikasi di Era AI

Namun, Kepala Dapur SPPG Tlogowungu 1, Viki Ardiyan Listiyanto, membela bahwa menu MBG sudah sesuai dengan regulasi dan harga yang dialokasikan sudah tepat, yaitu Rp 7.900 per porsi. “Kami tidak meninggikan HET dan sudah ada pagu dari Disperindag Pati,” kata Viki.

Dapur SPPG Tlogowungu 1 sendiri mendistribusikan menu MBG ke 35 sekolah di Kecamatan Tlogowungu setiap hari. Viki juga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap menu MBG yang diberikan untuk memastikan kualitas dan kepuasan masyarakat.

Aksi demonstrasi ini menunjukkan bahwa masih ada kesenjangan antara harapan masyarakat dan realitas program MBG di Tlogowungu. Semoga evaluasi dan perbaikan dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas program ini. (Ida/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...

Longsor di Dusun Kambangan Menelan Korban

Rehab GOR Bung Karno Dikucuri Rp1,3 Miliar

Vaksinasi Nakes di Kudus Baru 71,1 Persen