27 C
Semarang
Senin, 2 Maret 2026

Para Isteri Bupati/Walikota Tampil di D’Modifest 2026

JATENGPOS. CO. KD, SEMARANG – Hari kedua Gelaran Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026, yang diadakan di Atrium The Park Mall Kota Semarang, berlangsung meriah.

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) dari kabupaten/kota se- Jawa Tengah turut andil dalam peragaan busana di panggung utama D’Modifest 2026.

Ketua Dekranasda yang juga para istri bupati/ walikota di Jawa Tengah, tampil memukau dalam balutan busana muslim. Desainnya menyesuaikan kearifan lokal masing-masing.

“Kami melihatnya ini adalah seni yang diangkat oleh masyarakat Jawa Tengah, dan dituangkan melalui UMKM,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, usai acara.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi antusiasme istri bupati dan walikota di Jawa Tengah yang mengenakan desainer lokal dengan nuansa daerah masing-masing.

“Ibu-ibunya keren,” lanjutnya.

Dia berharap, D’Modifest 2026, dapat membuktikan desainer lokal tidak hanya tampil di Jawa Tengah. Namun juga bisa menembus pasar lokal bahkan internasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, M. S. I, berharap, D’Modifest 2026 bukan hanya menjadi ajang pameran.

Baca juga:  PPKM Mikro Harus Dibarengi Kemampuan Teknis Penanggulangan Covid-19

“Harapannya bukan hanya tempat pameran, tetapi satu wahana untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan, kurasi ilmiah juga akan terjadi pada gelaran ini. Sehingga akan menjadi tempat pembelajaran satu dengan yang lain.

Salah satu peserta peragaan busana, Gadis Sephi Febriana mengaku sangat terkesan dengan pengalamannya hadir bersama Ketua Dekranasda se Jawa Tengah.

Meskipun berlatar belakang model, istri Wali Kota Tegal Dedy Yon ini mengaku deg-degan dengan pengalaman barunya. “Deg degan karena pengalaman baru dengan ibu-ibu Ketua Dekranasda se Jawa Tengah,” ungkapnya.

Dia berharap, pada masa yang akan datang, akan lebih banyak lagi dilaksanakan kegiatan serupa. Menurutnya, event semacam ini dapat membantu UMKM untuk tumbuh dan berkembang.

“Harapan saya, Kota Tegal bisa terus berpartisipasi dalam event ini,” pungkasnya.

Salah satu peserta stan, dari Akademi Komunitas BPPMNU Banat (Aknuba) Kudus, mengaku bangga dapat terlibat dalam gelaran D’Modifest 2026 ini. Diungkapkan Ayumi Maesya Khoolidyyah dan Nia Faradiska, siswa jurusan Tata Busana Aknuba.

Baca juga:  Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, PLN Siagakan Tim Khusus

Keduanya mengusung tema arcatura, yang terinspirasi dari arsitektur candi.

“Jadi kami mengangkat tema nusantara, melalui ukiran dan bordir-bordir Nusantara,” jelas Ayumi.

Ke depan, dia berharap, agar lebih banyak sekolah dan akademi yang terlibat dalam ajang D’Modifest. Sehingga akan lebih banyak bakat dan potensi yang ditampilkan.

Selain peragaan busana yang menampilkan Ketua Dekranasda se Jateng, gelaran hari kedua juga diramaikan dengan Lomba Band SMA/SMK. Selain itu juga ada talkshow Opini (Obrolan Perempuan Terkini), Dari Hati ke Karya : Spirit Ramadhan dan Produk Lokal”.

Talkshow menghadirkan Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin, Ketua Dewan Kerajinan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Nawal Arafah Yasin, Sekjend Dekranas Pusat Reni Yanita, Ketua Dekranasda Jepara Ella Witiarso, dan Ketua Dekranasda Bojonegoro Cantika Wahono, dan Konsultan UMKM Indonesia Prima Diah Yusuf.

Dalam kesempatan ini , Gus Yasin mendampingi Nawal Arafah, menyerahkan penghargaan Inacraft 2026 kepada 18 Dekranasda di Jateng. (rit)



TERKINI

Gubernur Luthfi: Sawah Tak Boleh Digusur

Rekomendasi

...