28 C
Semarang
Minggu, 29 Maret 2026

Amankan Stok Solo Raya, Bulog Serap 29 Ribu Ton Beras Petani




JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta bergerak cepat memaksimalkan penyerapan gabah dan beras petani di seluruh wilayah Solo Raya pada puncak musim panen Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk reaksi cepat atas penugasan pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

Hingga akhir Maret 2026, Bulog Surakarta mencatat total penyerapan telah mencapai 29.523 ton setara beras. Angka ini setara dengan 31,5% dari total target tahunan sebesar 93.750 ton untuk wilayah Surakarta, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, dan Sragen.

Pemimpin Kantor Cabang Bulog Surakarta, Nanang Harianto, menjelaskan bahwa tren penyerapan terus meningkat sejak awal Februari seiring dengan panen raya yang mulai merata di berbagai titik.

Baca juga:  Bupati dan Kapolres Wonogiri Turun Langsung Panen Semangka dan Tanam Cabai

“Kami melakukan penyerapan langsung ke petani, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), hingga bekerja sama dengan penggilingan lokal. Harga yang ditetapkan pemerintah adalah Rp6.500/kg untuk Gabah Kering Panen (GKP). Ini adalah harga terbaik yang mampu mencukupi biaya operasional petani,” jelas Nanang dalam keterangannya, Minggu (29/3).


Kehadiran Bulog di lapangan juga berfungsi sebagai jaring pengaman harga, sehingga petani di Solo Raya terlindungi dari potensi anjloknya harga saat panen melimpah. Keberhasilan ini, menurut Nanang, merupakan hasil sinergi solid antara Bulog, Pemerintah Daerah, Babinsa, hingga Satuan Kerja PPL.

Saat ini, Bulog Surakarta menguasai stok hingga 76.000 ton setara beras yang disimpan di 9 gudang induk dan 10 gudang sewa. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah seiring proses penyerapan yang masih berjalan.

Baca juga:  Okan Kornelius Yukata Peduli Bangsa Gandeng Kodim - Polres - PSC Gelar Baksos Kasur dan Sembako

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok di Solo Raya lebih dari cukup,” tegas Nanang.

Selain menjaga harga di tingkat produsen (petani), Bulog juga menjalankan amanah untuk menstabilkan harga di tingkat konsumen.

Pada tahun 2026, Bulog menargetkan penyaluran beras SPHP sebanyak 19.663 ton serta pendistribusian Bantuan Pangan periode Februari-Maret sebesar 17.472 ton. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...