29.9 C
Semarang
Selasa, 7 April 2026

CIMB Niaga Finance Pertegas Pertumbuhan di Tengah Tantangan Ekonomi, Bagikan Dividen Rp129 Miliar




JATENGPOS.CO.ID, TANGERANG SELATAN – PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membuktikan ketangguhannya dengan menjaga tren pertumbuhan positif sepanjang tahun buku 2025. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin, 6 April 2026, bertempat di Griya CIMB Niaga, Tangerang Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, para pemegang saham secara resmi memberikan lampu hijau terhadap Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2025. Selain itu, RUPST menerima baik laporan pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris atas kinerja Direksi sepanjang tahun lalu.

Kinerja Keuangan yang Solid
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dengan opini “wajar tanpa pengecualian” pada 11 Maret 2026, CNAF mencatatkan performa yang stabil. Informasi tersebut sebelumnya juga telah dipublikasikan di harian ekonomi Neraca pada 12 Maret 2026.

CNAF sukses membukukan pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, naik 9,31% dari angka Rp2,04 triliun di periode sebelumnya. Pertumbuhan ini selaras dengan kenaikan Total Aset sebesar 6,04% menjadi Rp11,46 triliun, serta Total Aset Kelolaan yang terkerek 3,93% hingga mencapai Rp13,66 triliun.


Baca juga:  Semarang Jadi Titik Nyala Gerakan Nasional ‘End Polio’

Meski kondisi pasar cukup dinamis, CNAF tetap meraih laba bersih sebesar Rp322,75 miliar. Prestasi yang paling menonjol adalah diraihnya peringkat AAA dari Fitch Indonesia, yang menjadi bukti konkret dari kelincahan (agility) serta kualitas manajemen risiko perseroan yang berada di level terbaik.

Strategi di Tengah Kontraksi Pasar
Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan, mengungkapkan bahwa tahun 2025 merupakan periode yang penuh ujian bagi industri pembiayaan.

“Tahun 2025 adalah tahun yang penuh tantangan. CNAF berupaya tetap mencatatkan kinerja positif meski market terkontraksi. Keberhasilan utama kami adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas di tengah perlambatan industri,” ujar Ristiawan dalam rapat tersebut.

Ketangguhan CNAF tercermin dari total penyaluran pembiayaan baru yang mencapai Rp9,25 triliun. Angka ini sekaligus memperkuat posisi tawar perseroan dengan kenaikan pangsa pasar pembiayaan kendaraan bermotor menjadi 6,11%.

Pembagian Laba dan Langkah Strategis ke Depan
Sebagai bentuk apresiasi bagi pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp129 miliar atau setara dengan 40% dari total laba bersih tahun buku 2025.

Baca juga:  Outlook Pariwisata 2026: Liburan Singkat Kian Diminati, Momentum dan Harga Jadi Penentu

Terkait tata kelola ke depan, RUPST kembali menunjuk KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan untuk mengaudit buku perseroan tahun 2026, mengingat rekam jejaknya yang baik dan selaras dengan induk perusahaan. Selain itu, pemegang saham menyepakati pengangkatan kembali Dr. Rini Fatma Kartika, S. Ag., MH sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk masa jabatan 2026-2029.

Dengan keputusan tersebut, susunan DPS CNAF adalah sebagai berikut: Ketua: Prof. Dr. rer.nat. Jaenal Effendi, S.Ag., M.A. dan Anggota: Dr. Rini Fatma Kartika, S. Ag., MH.

Rapat tersebut juga menetapkan honorarium serta tunjangan bagi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, sekaligus mematangkan Rencana Kerja Perseroan dan Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan untuk tahun 2026.

Menutup keterangannya, Ristiawan menegaskan optimisme menghadapi tahun depan. “Kami yakin prospek usaha di 2026 akan membaik meski ada tantangan makro ekonomi dan geopolitik global. Fokus kami tetap pada pertumbuhan berkelanjutan, aspek prudential, dan penguatan customer experience untuk menjadi multifinance paling menguntungkan di Indonesia,” pungkasnya. (Prast.wd/biz).




TERKINI




Rekomendasi

...