27.8 C
Semarang
Minggu, 12 April 2026

Doa Bersama Ribuan Warga di ‘Kabupaten Semarang Bersholawat’, Bupati Berharap Pembangunan Merata




JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Ribuan warga memadati kegiatan Kabupaten Semarang Bersholawat yang ԁigelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (11/4/2026) malam. Kegiatan merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-505 Kabupaten Semarang sekaligus momentum halal bihalal.

Kegiatan bersholawat dipimpin tokoh kondang sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Roudlotun Ni’mah Semarang, KH Muhammad Ali Shodiqibin atau Gus Ali Gondrong bersama kelompok Mafia Sholawat menjadi magnet para warga. Tak hanya warga lokal, penggemar Gus Ali dari Boyolali, Salatiga, Temanggung, Semarang dan sekitarnya juga datang mengikuti majelis sholawatan.

Meski hujan sempat mengguyur lokasi sejak sore hingga menjelang acara ԁimulai, antusiasme jamaah tidak surut. Ribuan peserta tetap bertahan dan mengikuti kegiatan dengan khidmat.

 


Bupati Semarang H Ngesti Nugraha bersama Wakil Bupati Hj Nur Arifah dan pimpinan Forkopimda bersholawat bersama ribuan warga dipimpin Gus Ali Gondrong dari majelis Mafia Sholawat Semarang di RTH Klero, Kecamatan Tengaran, Sabtu (11/4/2026) malam. FOTO:/JATENGPOS

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Hj Nur Arifah, Sekda Valeanto Sukendro, jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Semarang.

Bupati Ngesti Nugraha, menyampaikan bahwa Kabupaten Semarang Bersholawat merupakan bentuk syukur atas usia kabupaten yang telah mencapai lima abad. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah positif bagi kaum muda untuk menghindari kenakalan remaja.

Baca juga:  BGN Gelar Bimtek Pengolahan Menu MBG, Berharap Zero Kasus Keracunan Makanan

“Harapannya melalui Kabupaten Semarang Bersholawat ini, kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terhindar dari berbagai perilaku negatif seperti narkoba, balap liar, maupun kenakalan remaja lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan bersholawat digelar secara bergilir di berbagai wilayah, mulai dari utara, tengah, hingga selatan Kabupaten Semarang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pemerataan kegiatan agar dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Tidak hanya terpusat di wilayah tengah dan utara, tetapi juga kami gelar di selatan seperti di Tengaran, Getasan, dan Ambarawa,” jelasnya.

Ribuan warga bersholawat dan doa bersama dalam kegiatan Kabupaten Semarang Bersholawat ԁigelar di RTH Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (11/4/2026) malam. FOTO:/JATENGPOS

Sedangkan, pemilihan lokasi di RTH Klero juga disebut sebagai upaya pemerataan kegiatan agar masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Semarang turut merasakan kemeriahan hari jadi, tidak hanya terpusat di wilayah utara yang dekat dengan pusat pemerintahan.

Ia juga berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi daerah serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan sejahtera.

Baca juga:  Polisi Ringkus Dua Begal Sadis Jalan Halmahera di Demak dan Magelang

“Semoga Kabupaten Semarang semakin ayem, tentrem, pembangunan semakin maju, dan masyarakatnya sejahtera,” tambahnya

Dalam kesempatan ini, Bupati menyampaikan rencana pembangunan rumah sakit (RS) Adhyaksa dan Akademi Inovasi Indonesia di Dusun Mulyorejo Desa Barukan Tengaran menjadi langkah awal percepatan pembangunan di wilayah Selatan. Selain itu juga direncanakan pembangunan sekolah rakyat.

“Kita semua berharap kemajuan pembangunan dan kesejahteraan akan merata di semua wilayah Kabupaten Semarang,” tuturnya.

Ribuan warga bersholawat dan doa bersama dalam kegiatan Kabupaten Semarang Bersholawat ԁigelar di RTH Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (11/4/2026) malam. FOTO:/JATENGPOS

Sementara itu, panitia pelaksana, Asep Mulyana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud syukur pemerintah daerah bersama masyarakat, sekaligus sarana mempererat kebersamaan.

“Selain sebagai ungkapan cinta kepada Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi ajang doa bersama agar masyarakat Kabupaten Semarang senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemilihan Gus Ali Gondrong sebagai penceramah juga bertujuan untuk menarik minat generasi muda agar lebih dekat dengan kegiatan keagamaan.

“Beliau dikenal dekat dengan kalangan anak muda, sehingga diharapkan bisa mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang positif,” pungkasnya. (muz)




TERKINI




Rekomendasi

...