32.7 C
Semarang
Senin, 13 April 2026

Pulang Membawa Juara, Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Semarang Disambut Haru




JATENGPOS.CO.ID,  JAKARTA — Kepulangan Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Semarang ke Tanah Air, Senin (13/4/2026) dinihari, berlangsung penuh haru. Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, rombongan disambut para orangtua siswa yang sudah menunggu sejak Minggu (12/4/2026) malam.

Satu per satu anggota tim keluar dari area kedatangan dengan wajah lelah, tetapi menyimpan kebahagiaan yang sulit disembunyikan. Para orangtua langsung memeluk mereka dan mengalungkan bunga, termasuk kepada pelatih, Zulfikar dan orangtua pendamping, Desi Anggraeni.

Suasana dini hari itu terasa emosional karena tim Ratoh Jaroe pulang membawa prestasi membanggakan. Dalam ajang Luang Pu Suang International Folklore Contest Thailand, mereka sukses meraih Juara Umum 1 dan dinobatkan sebagai Excellent Performance, mengungguli peserta dari India, Sri Lanka, Laos, Filipina, Hungaria, Bulgaria, Korea Selatan, Turki, dan tuan rumah Thailand.

Selama sembilan hari di Thailand, tim yang diperkuat 13 siswa itu tidak hanya tampil dalam kompetisi, tetapi juga menjalankan misi budaya di sejumlah kota, di antaranya Nakhon Ratchasima, Surin, Buriram, Bangkok, Sisaket, dan Saraburi. Dari satu panggung ke panggung lain, mereka memperkenalkan tarian tradisi Indonesia asal Aceh itu kepada publik internasional.


Baca juga:  DPRD Jateng Terus Dorong Upaya Pengentasan Kemiskinan di Daerah

Adapun 13 siswa yang tergabung dalam Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Semarang adalah Almira Silmi Hidayatunnisa, Amara As Aluka Billah, Bunga Berliana Shanika Karin, Cahyati Maura Ardiningrum, Jadaeiradinda Haidar, Jessie Putri Aulya Fadhillah, Keisha Zevania Wihelmina, Meyla Dwi Vera, Miranda Aline Satoto, Mutiara Zatil Aqmara Wijanarko, Najla Ranaa Maritza Wibowo, Reva Cahya Arafah, dan Zafira Luwi Anindya.

Keberhasilan tim ini juga tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Sponsor utama perjalanan Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Semarang adalah Bank Jateng dan Es Krim AICE. Dukungan juga datang dari Perhutani Jawa Tengah, SPBU Mulawarman, Universitas Ngudi Waluyo Semarang, Universitas Sultan Agung Semarang, KR Office, serta Bebek dan Ayam Goreng Sari Rasa Pak Ndut.

Baca juga:  Warga Genuk Titip Aspirasi Penanganan Banjir dan Pendidikan ke Yoyok Sukawi

Ketua Ratoh Jaroe SMAN 4 Semarang, Zafira Luwi Anindya, mengatakan kemenangan itu menjadi buah dari kerja keras panjang seluruh anggota tim.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa pulang dengan hasil terbaik. Ini bukan hanya kemenangan untuk tim kami, tetapi juga untuk sekolah dan Indonesia,” katanya. “Kami tidak sekadar tampil, tetapi juga membawa identitas budaya Indonesia,” imbuhnya.

Humas tim, Najla Ranaa Maritza Wibowo, mengaku momen paling mengharukan justru terjadi saat tiba di bandara. “Saat melihat orangtua sudah menunggu dan mengalungkan bunga, rasanya campur aduk antara lega, bahagia, dan terharu. Semua perjuangan dan kelelahan selama di Thailand seperti terbayar,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih Zulfikar menilai para siswa tampil luar biasa, baik dari sisi teknik, ekspresi, maupun kekompakan. “Mereka tidak hanya pulang membawa piala, tetapi juga membawa nama baik sekolah, daerah, dan Indonesia. Mereka membuktikan bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing dan bersinar di tingkat internasional,” ujarnya.(*)




TERKINI




Rekomendasi

...