28 C
Semarang
Sabtu, 18 April 2026

Duo Pelajar SMAN 1 Semarang Raih Medali Emas ISPO




JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG –  Duo pelajar SMA N 1 Semarang yakni Adfa Fauzana Maheswara alias Zano (16) dan Ruha Khayyana Syakira alias Ruha (16), menyabet medali emas di ajang Indonesian Science Project Olympiad pada Januari 2026 di Jakarta.

Atas raihan prestasi tersebut, kini keduanya mendapat rekomendasi beradu penelitian ilmiah di Rochester Institute of Technology di New York, Amerika Serikat, pada 9 – 12 Juni mendatang.

Zano dan Ruha memenangi ajang bergengsi nasional itu dengan meneliti buah gayam yang diformulasikan menjadi obat antidiabetes herbal. Buah itu kerap dijumpai dan sering dimanfaatkan jadi olahan pangan keripik.

Dalam ajang penelitian bertajuj Nano Formulasi Ekstrak Biji Gayam (Inocarpus Fagiferus) untuk Mitigasi Hiperglikemia, kedua pelajar tersebut, meraih kemenamgan dari 40 finalis setelah proses seleksi dari ribuan peserta.


Ajang ISPO 2026 sendiri, yang mereka menangi di bidang biologi, digelar Eduversal Indonesia dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Baca juga:  Sejahtera dari Jualan Ikan Asin di PPI Morodemak

“Kami meneliti sejak tahun lalu, selama 6 bulan termasuk uji laboratorium, buah gayam mengandung senyawa-senyawa bioaktif yang efektif menurunkan kadar gula dalam darah yang signifikan,” kata Zano saat ditemui JATENG POS, di SMA N 1 Semarang, Jumat (17/4/2026).

Dalam proses penelitian kedua pelajar tersebut, didampingi Martin Wibowo salah satu guru serta seorang profesor.

Dijelaskan, bahwa ekstrak biji gayam itu juga sudah diuji ke tikus dan hasilnya efektif menurunkan kadar gula dalam darah dan  telah diuji coba selama 14 hari berturut-turut.

“Formula anti-diabetes hasil penelitian kami ini berbentuk cairan Nanoformulasi dan telah dipatenkan di Kementerian Hukum Republik Indonesia pada 12 Januari 2026,” terang Zano.

Senada, Ruha menambahkan hasil penelitiannya bersama Zano berharap bisa dikembangkan lebih luas agar dapat memberi manfaat kepada masyarakat luas.

Baca juga:  PKB Bagikan Ratusan Bed untuk Warga Isoman

“Kami pingin banget bisa memaparkan hasil penelitian ini di Amerika Serikat di Genius Olympiad, selain membawa nama Indonesia juga nama SMA dan Kota Semarang, new experiences juga buat kami,” imbuhnya.

Duo peneliti muda itu sebelumnya, juga menyabet beberapa penghargaan internasional dan nasional. Di antaranya; ajang ICSIT tingkat ASEAN pada Desember 2025 juara 1.

Selain itu, juga pada ajang ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) pada Februari 2026 di Kampus Undip menyabet runner up dan Indonesia International Applied Science Project (I2ASPO) tahun 2024 di Surabaya juga menyabet runner up.

Zano dan Ruha kini duduk di Kelas XI SMAN 1 Kota Semarang, berharap ada perhatian dari pemerintah pusat melalui kementerian, pemerintah daerah maupun swasta dalam rangka mendukung generasi muda berbakat agar bisa berangkat menjalani kontes bergensi dalam perlombaan karya ilmiah tingkat dunia. (ucl/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...