Plt Bupati Pati Dorong Perluasan Desa Cantik


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menghadiri pencanangan Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik Tahun 2026 di Balai Desa Babalan, Kecamatan Gabus, Kamis (23/4/2026).

Program ini menjadi langkah awal memperkuat tata kelola data desa sebagai fondasi perencanaan pembangunan berkelanjutan.

Desa Cantik merupakan inisiatif Badan Pusat Statistik untuk meningkatkan literasi dan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data.

Dengan data yang valid, kebijakan pembangunan di tingkat desa hingga kabupaten bisa lebih tepat sasaran.


Sepanjang April 2026, BPS Kabupaten Pati telah melakukan pendataan statistik di 406 desa dan kelurahan. Atas capaian itu, Plt Bupati menyampaikan apresiasi kepada BPS.

“Kami berterima kasih kepada BPS yang terus mendukung penyediaan data yang valid dan terintegrasi untuk Pati,” kata Chandra.

Baca juga:  Linfokom UMK Berikan Klarifikasi Hilangnya Nama Mahasiswa

Chandra menilai Desa Cantik tidak cukup berhenti di satu atau dua desa. Ia mendorong agar program ini direplikasi ke seluruh desa di Kabupaten Pati.

Menurutnya, jika setiap desa memiliki basis data yang kuat, pemerintah daerah lebih mudah memetakan potensi sekaligus kebutuhan warga.

“Saya kira Desa Cantik ini bisa dikembangkan di desa-desa lainnya juga. Kalau semua basis data setiap desa kami ketahui, sehingga pertumbuhan ekonominya juga bisa kita capai,” ungkapnya.

Data yang dimaksud mencakup kependudukan, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga UMKM.

Dengan data yang mutakhir, intervensi program seperti bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, atau pemberdayaan ekonomi bisa lebih akurat dan tidak tumpang tindih.

Kepada para kepala desa dan perangkat yang hadir, Chandra menekankan pentingnya kejujuran dalam pendataan.

Baca juga:  Pemanfaatan Lahan KAI di Gedung Kudus Sehat Disoal

Ia meminta seluruh aparatur desa aktif mendukung BPS dan memberikan data yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Jadi kami minta mari bersama wujudkan data ini menjadi data yang riil, data yang baik dan data yang akurat supaya bisa mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

BPS akan mendampingi desa yang ditetapkan sebagai Desa Cantik mulai dari perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga analisis data.

Desa Babalan dipilih karena komitmen perangkat desanya dalam pembaruan data monografi dan profil desa secara berkala.

Dengan pencanangan ini, Pemkab Pati berharap terbangun budaya sadar data di tingkat desa.

Data yang kuat diyakini menjadi kunci memotong mata rantai kebijakan yang salah sasaran sekaligus mempercepat capaian pembangunan di 406 desa dan kelurahan se-Kabupaten Pati.(Ida/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...