33.3 C
Semarang
Sabtu, 9 Mei 2026

Beton Cepat Kering SIG Pangkas Kemacetan Jalan




 

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghadirkan inovasi beton cepat kering bernama SpeedCrete untuk mendukung percepatan perbaikan jalan. Produk tersebut diklaim mampu memangkas waktu pengerjaan sekaligus menekan dampak kemacetan dan polusi udara.

 

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SpeedCrete dirancang sebagai solusi konstruksi berkelanjutan untuk menjawab tantangan perbaikan jalan yang selama ini memerlukan waktu cukup panjang. Inovasi itu menjadi bagian strategi SIG dalam memperkuat transformasi industri konstruksi melalui produk bernilai tambah.

 

“SpeedCrete tidak hanya menawarkan kecepatan pengerjaan, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan,” katanya.

 

Berdasarkan data Bappenas dan JUTPI fase II tahun 2019, kerugian ekonomi akibat kemacetan di kawasan Jabodetabek mencapai Rp100 triliun per tahun. Selain kerugian ekonomi, kemacetan juga berdampak terhadap kualitas udara karena sektor transportasi menjadi penyumbang polusi terbesar.

Baca juga:  SBI Bahas Rencana Strategis CSR Bersama Masyarakat

 

SIG menjelaskan, perbaikan jalan secara konvensional biasanya membutuhkan waktu satu hingga dua pekan. Kondisi tersebut sering memicu kepadatan kendaraan dan memperbesar potensi polusi udara akibat antrean panjang.

 

“Dengan teknologi rapid setting, SpeedCrete memungkinkan jalan dapat kembali digunakan hanya dalam beberapa jam setelah pengecoran,” ujarnya.

 

Teknologi tersebut memungkinkan beton mencapai kekuatan awal lebih cepat dibanding metode konvensional. SpeedCrete juga memiliki fleksibilitas waktu setting mulai tiga hingga 12 jam sesuai kebutuhan proyek dan tingkat kepadatan lalu lintas.

 

Selain menghadirkan produk inovatif, SIG juga menyediakan layanan terintegrasi mulai manajemen lalu lintas, pembongkaran jalan lama, pengecoran hingga pembukaan kembali jalur kendaraan. Proses pengerjaan umumnya dilakukan malam hari agar jalan bisa kembali digunakan pada pagi hari.

Baca juga:  Pengukuhan DPN APINDO dan Festival UMKM Merdeka, Presiden Dukung SETC

 

Vita Mahreyni menambahkan, pendekatan tersebut diharapkan mampu meminimalkan gangguan aktivitas masyarakat. Di sisi lain, efisiensi waktu pengerjaan juga membantu mengurangi potensi kerugian ekonomi akibat kemacetan.

 

“SIG terus menghadirkan solusi konstruksi yang mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional secara efisien dan berkelanjutan,” tandasnya.

 

Saat ini SpeedCrete telah digunakan pada sejumlah proyek strategis di Indonesia. Di antaranya perbaikan jalur Bus TransJakarta, kawasan Bundaran Patung Pemuda, Terminal Petikemas Koja hingga sejumlah ruas jalan tol seperti Tol Jakarta-Merak, Tol Pejagan-Pemalang dan Tol Surabaya-Mojokerto.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...