30.3 C
Semarang
Jumat, 8 Mei 2026

Renovasi Puskesmas Jekulo Ditarget Mulai Awal Juni




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Renovasi gedung Puskesmas Jekulo ditargetkan Juni mendatang sudah dapat dilaksanakan. Setelah dilakukan proses lelang yang dijadwal rampung akhir bulan ini ini. Proyek Strategis Daerah (PSD) Kabupaten Kudus ini, dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp6 miliar.

Diketahui, berdasarkan data lelang pada laman https://spse.inaproc.id/, saat ini sedang berlangsung pemilihan jasa kontruksi dengan pagu anggaran sebesar Rp5,94 miliar. Proses lelang diikuti puluhan jasa kontruksi, diantaranya CV. Kusuma Sinergika, CV. Bangun Caka, CV. Maju Jati Berkah, CV Disya Utama Karya dan CV. Mawar Merah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, dr. Abdul Hakam, melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Amad Mochamad, menyatakan bahwa saat ini tahapan pembangunan gedung sedang memasuki proses pemilihan penyedia jasa konstruksi atau lelang.

Baca juga:  Satlantas Imbau Pedagang Sekitar Alun-Alun Tutup Sementara

‘’Sesuai jadwal yang ada, kami menargetkan proses lelang pembangunan fisik Puskesmas Jekulo selesai pada akhir Mei atau paling lambat awal Juni ini,’’ terang Amad saat dikonfirmasi, Jumat (8/5).

Kata dia, rehabilitasi gedung Puskesmas Jekulo ini menelan anggaran sebesar Rp6.029.000.000. Langkah renovasi total ini diambil untuk memodernisasi standar pelayanan, serta menjamin kenyamanan pasien di wilayah timur Kudus tersebut.

Tidak hanya infrastruktur bangunan, DKK Kudus juga tengah memproses pengadaan satu unit ambulans baru jenis Hiace senilai Rp1.658.376.400. Armada spesifikasi khusus ini disiapkan untuk memperkuat respons layanan gawat darurat di wilayah Kecamatan Jekulo dan sekitarnya.

‘’Untuk belanja ambulans juga masih dalam proses. Kehadiran armada mumpuni ini sangat krusial agar akses kesehatan masyarakat bisa meningkat signifikan,” tambah Amad.

Baca juga:  Pemkab Kudus Usulkan 502 Formasi Guru dan Tenaga Teknis Berstatus PPPK

Tahun ini, DKK Kudus menerima alokasi DBHCHT sebesar Rp63.426.747.850. Meski terdapat penyesuaian pagu anggaran secara keseluruhan di tingkat kabupaten, sektor kesehatan tetap mendapat porsi strategis. Sebagian besar dana tersebut difokuskan pada peningkatan fasilitas kesehatan tingkat dasar.

Amad menekankan bahwa penggunaan dana cukai ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengembalikan manfaat setoran cukai rokok langsung kepada masyarakat.

‘’Dengan gedung yang direhabilitasi dan tambahan armada baru, kami ingin memastikan kualitas pelayanan kesehatan merata hingga ke tingkat kecamatan,’’ pungkasnya. (han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...