JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Tengah (Jateng) menggelar kejuaraan panahan tingkat Provinsi Jateng stage 1 di stadion Pandanaran, Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/206) pagi. Sebanyak 948 atlet dari 35 Kabupaten/Kota se-Jateng ambil bagian berebut perestasi dalam kejuaraan ini.
Pembukaan kejuaraan ditandai pelepasan anak panah oleh pejabat yang hadir, Kabid Binpres KONI Jateng Agus Rahardjo, Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, dan Wakil Ketua Umum II Pengprov Perpani Prof Mugiyo Hartono.
Wakil Ketua Umum II Pengprov Perpani Prof Mugiyo Hartono dalam sambutan mengatakan kejuaraan digelar sebagai upaya pembinaan berkelanjutan. Sekaligus menjaga kesinambungan prestasi panahan Jateng.
“Kejuaraan panahan junior diadakan setiap tahun. Jateng menjadi juara umum empat kali berturut-turut. Kita berharap bisa meraih prestasi juara umum ke lima kalinya tahun ini,” tegasnya.
Dikatakan, pembinaan di tingkat junior menjadi salah satu perhatian utama pengurus. Pasalnya, panahan adalah salah satu cabang olahraga prioritas Jateng guna mendulang prestasi di tingkat nasional bahkan internasional.
Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 lalu, lanjutnya, atlet panahan menyumbang 3 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu. Sedangkan di SEA Games Thailand 2025, 4 atlet panahan Jateng mampu meraih 3 medali emas dan 1 perunggu.
“Terima kasih kepada para pembina klub dan orang tua atlet yang telah mendukung keberhasilan para atlet. Panahan adalah satu dari 11 cabang olahraga prioritas yang menjadi andalan menorehkan prestasi,” tuturnya.
Ketua Bidang Bina Prestasi KONI Jateng, Agus Rahardjo membenarkan panahan adalah satu dari sebelas cabang olahraga prioritas yang menjadi andalan menorehkan prestasi. “Para atlet junior yang bertanding kali ini akan menjadi penerus untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi di lima tahun kedepan,” tuturnya.
Ketua Perpani Kabupaten Semarang Imam Karsono mengatakan event ini semakin memacu atlet-atlet panahan Kabupaten Semarang lebih berprestasi karena kejuaraan kali ini adalah khusus untuk junior.
“Tentunya bibit-bibit yang ada di Kabupaten Semarang semangatnya semakin tinggi untuk meraih di tingkat nasional maupun internasional. Target kita sebagai tuan rumah Kejurprov ini meraih prestasi lebih tinggi. Insyaallah juara I di beberapa kelompok pasti ada,” pungkasnya.
Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan, Wahyu Putratama menjelaskan kejuaraan diikuti sebanyak 948 peserta dari 35 daerah se-Jateng. Kejuaraan dibagi tiga divisi, yakni divisi standar nasional, divisi recurve, dan divisi compound.
“Dan itu terbagi beberapa umur, yakni U-13, U-15, U-18. Sedangkan jarak pun bervariasi untuk U-10 sejauh 10 meter, U-13 sejauh 30 meter, dan untuk U-18 sejauh 60 meter. Setiap divisi jaraknya berbeda-beda,” jelasnya.
Atlet dari Kabupaten Semarang yang mengikuti kejuaraan sekitar 60 atlet dari semua divisi yang diperlombakan. Jenjang kejuaraan ini akan melaju ke tingkat nasional pada bulan Juni mendatang yang akan dilaksanakan di Kota Kudus. (muz)













