JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Suasana pagi di kawasan Alun-Alun Simpang 7 Kudus yang biasanya ramai oleh warga berolahraga, berubah menjadi kepanikan pada Kamis (11/6). Seorang pelajar kelas IX MTs Qudsiyyah Kudus, Rafa Raitama Hakim (15), dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat sedang lari pagi (jogging) sekira pukul 06.20 WIB.
Korban yang merupakan warga Desa Tugu Lor, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, mendadak terjatuh dan tidak sadarkan diri di depan Ramayana Mall Kudus, turut Desa Demaan, Kecamatan Kota Kudus.
Kapolsek Kudus, AKP Subkhan, menuturkan kejadian bermula ketika korban bersama dua rekan sekolahnya, ABP (15) dan SATR (16), sedang berolahraga mengitari area alun-alun.
‘’Secara tiba-tiba, korban terjatuh ke tanah dengan posisi telungkup dan langsung tidak sadarkan diri,’’ ujar Subkhan, saat dikonfirmasi, Kamis siang.
Melihat rekannya tidak berdaya, kedua saksi segera berlari meminta pertolongan kepada Ipda Moh Jafar, anggota Polri yang kebetulan sedang melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas pagi di depan Ramayana Mall.
Petugas kepolisian bersama rekan korban langsung bergerak cepat mengevakuasi korban ke IGD RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus menggunakan kendaraan dinas. Namun takdir berkata lain. Setelah dilakukan tindakan medis oleh dokter jaga, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 06.40 WIB.
Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter jaga IGD RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. M. Resa Perkasa, korban dipastikan sudah meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
‘’Dari hasil visum luar, tim medis menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, kekerasan fisik, maupun pendarahan pada hidung dan telinga korban,’’ jelasnya.
Sambung Subkhan, pihak keluarga korban, khususnya ibu kandung korban, telah menerima peristiwa ini sebagai musibah. Keluarga juga secara resmi menolak tindakan otopsi dengan menandatangani surat pernyataan tertulis.
‘’Setelah proses administrasi rumah sakit selesai, jenasah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Demak agar dapat segera dimakamkan,’’ pungkasnya. (han/rit)






