Kirab Malam Satu Sura Keraton Surakarta Berlangsung Kondusif


JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Prosesi upacara kirab Malam 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat berjalan dengan lancar dan khidmat, Selasa (16/6) malam hingga Rabu (17/6) dini hari.

Meski sempat diwarnai ketegangan internal sebelum kirab dimulai, pelaksanaan ritual pergantian tahun baru Jawa 1 Sura 1960 Je tersebut tetap berlangsung aman dan kondusif.

Ketegangan terjadi menjelang prosesi miyos dalem atau keluarnya SISKS PB XIV Keraton Solo dari istana. Pengageng Sasana Wilapa dari kubu PB XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay, tampak menghalau rombongan PB XIV Mangkubumi (Hangabehi) untuk meninggalkan Sasana Parasdya.

Meski demikian, kedua pihak sama-sama menyatakan komitmen untuk menjaga suasana tetap kondusif selama rangkaian peringatan Malam 1 Suro. Kedua kubu duduk saling membelakangi. Kubu PB XIV Purbaya menghadap ke barat, sedangkan kubu PB XIV Mangkubumi menghadap ke timur.


Pada ritual kali ini, Keraton Solo mengeluarkan tiga ekor kerbau (kebo) bule albino keturunan Kiai Slamet yang bertindak sebagai cucuk lampah atau pembuka jalan di barisan utama. Selain itu, sebanyak 14 pusaka dalem berupa keris dan tombak turut diarak mengitari kawasan cagar budaya dan jalan-jalan protokol Kota Solo.

Baca juga:  Cegah Keracunan MBG, Guru di Karanganyar Membuat Aplikasi Deteksi Dini Makanan

Tepat pukul 00.00 WIB, iring-iringan kirab resmi dilepas oleh Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIV Mangkubumi dari pelataran Sasana Sewaka menuju Kori Kamandungan.

Rombongan yang menjalani ritual laku bisu ini bergerak menyusuri rute sejauh kurang lebih 7 kilometer, mulai dari Gladag, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, hingga melintasi Jalan Slamet Riyadi sebelum akhirnya kembali masuk ke kompleks keraton pada pukul 03.00 WIB.

Pelaksana Pelestarian, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Solo, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian upacara pusaka malam itu terselenggara tanpa kendala berarti hingga garis akhir.

“Sudah selesai semuanya, aman. Sudah baik semuanya. Kita doakan saja semuanya berjalan sesuai dengan rencana kita ke depan,” ujar Tedjowulan saat ditemui usai prosesi kirab, Rabu (17/6) dini hari.

Baca juga:  Bupati Resmikan Sumur Bor TNI Manunggal di Weru

Senada dengan hal tersebut, Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran acara. Ia sekaligus mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan momentum Malam 1 Suro ini sebagai sarana berefleksi dan memanjatkan doa terbaik.

“Alhamdulillah berjalan dengan baik dan khidmat. Saya pesankan kepada semua untuk senantiasa berdoa bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, serta bangsa dan negara. Mudah-mudahan kebaikan malam ini juga memantul ke keraton, sehingga suasana yang bagus ini bisa terus kita pertahankan ke depan,” pungkas Eddy. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...