Aklamasi, Dasa Susila Nahkodai Karang Taruna Kudus


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Estafet kepemimpinan Karang Taruna Kabupaten Kudus resmi berganti. Dasa Susila terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Kudus, untuk periode 2026-2031 dalam forum Temu Karya yang digelar pada Minggu (28/6).

Mantan Ketua Karangtaruna Kecamatan Gebog tersebut menggantikan posisi Fiza Akbar, yang telah purna tugas setelah menyelesaikan masa bakti lima tahun terakhir. Dasa menjadi calon tunggal setelah sukses mengantongi surat rekomendasi dari delapan pengurus kecamatan aktif di Kabupaten Kudus.

Ketua Demisioner Karang Taruna Kudus, Fiza Akbar menegaskan, reorganisasi ini merupakan langkah krusial untuk penyegaran organisasi. Proses pencalonan pun dipastikan telah berjalan sesuai dengan PD/PRT yang berlaku.

ā€˜ā€™Pergantian tongkat estafet ini sangat dibutuhkan agar roda organisasi bergerak lebih dinamis dalam mendukung program strategis pemerintah daerah,’’ ujar Fiza, Minggu (28/6).


Baca juga:  Panitia Pilkades PAW di Kabupaten Kudus, Mulai Teliti Berkas Bakal Calon

Fiza juga meluruskan rumor terkait bursa pencalonan yang sempat menyeret nama anggota TP3D Kudus, Anjas Pramono. Ia menyatakan bahwa hingga batas akhir pendaftaran, hanya berkas Dasa Susila yang dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat ketat organisasi.

Menurut Fiza, memasuki periode baru, tantangan berat sudah menanti kepengurusan Dasa Susila. Fiza secara blak-blakan mengungkap kendala klasik terkait kemandirian finansial. Selama lima tahun memimpin, organisasi ini sama sekali belum pernah mendapatkan alokasi anggaran khusus dari pemerintah daerah.

ā€˜ā€™Tiap tahun kami selalu mengajukan usulan lewat dinas terkait, namun belum ada alokasi. Karena itu, pengurus baru harus kreatif menggali sumber pendanaan mandiri dan memperkuat konsolidasi hingga tingkat desa,’’ bebernya.

Baca juga:  Rapat Pansus, Riyoso Ditanya Soal Alokasi Anggaran DPUTR Pati

Kendati minim sokongan dana daerah, Karang Taruna dituntut tetap konsisten menjalankan fungsi pembinaan pemuda. Pengurus baru periode 2026-2031 wajib merumuskan program yang relevan bagi Generasi Z, sekaligus peka terhadap 26 jenis permasalahan sosial di Kudus, mulai dari kenakalan remaja hingga pemberdayaan kelompok rentan.

ā€˜ā€™Gagasan segar anak muda harus hadir menjadi jawaban nyata di tengah masyarakat. Saya optimis, di bawah kepengurusan baru, potensi pemuda Kudus akan jauh lebih berkembang,’’ pungkas Fiza. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...