JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Manajemen Persiku Kudus kini tengah berpacu dengan waktu, dalam mempersiapkan tim menjelang bergulirnya kompetisi kasta kedua sepak bola tanah air, Pegadaian Championship.
Langkah ini diwarnai tantangan berat menyusul rencana pembongkaran total Stadion Wergu Wetan untuk dibangun ulang agar memenuhi standar Internasional AFF. Kondisi tersebut pun memaksa skuad Laskar Macan Muria segera mencari alternatif homebase sementara.
Manajer Baru Persiku Kudus, Widhoro Heriyanto, membenarkan situasi krusial ini. Pihaknya menegaskan bahwa kepindahan markas ini bersifat sementara demi mendukung modernisasi infrastruktur olahraga di Kota Kretek. Saat ini, manajemen terus menjajaki sejumlah opsi stadion di luar daerah.
‘’Kepindahan home base ini murni karena urusan teknis pembangunan stadion, bukan karena relokasi klub secara permanen,’’ tegas Widhoro, bari-baru ini.
Selain fokus mencari ‘rumah’ baru sementara, manajemen juga tengah bergerak cepat dalam merombak jajaran kepelatihan. Widhoro mengungkapkan bahwa manajemen saat ini sudah mengantongi beberapa nama pelatih potensial yang dinilai cocok untuk menahkodai tim.
Proses negosiasi internal dilaporkan sedang berjalan ketat guna memastikan pelatih baru tersebut mampu mendongkrak performa tim, agar lebih bersaing di papan atas kompetisi kasta kedua Indonesia.
Di tengah kesibukan pramusim, manajemen Persiku Kudus di bawah naungan PT Relasi Sport Muria Indonesia dibayangi persoalan. Klub dipastikan menerima sanksi pengurangan satu poin dari otoritas liga untuk musim depan.
Sanksi ini dijatuhkan akibat adanya keterlambatan dalam pelaporan dokumen kondisi finansial manajemen dalam proses Club Licensing Cycle, yang membuat status lisensi klub dinyatakan Not Granted.
Meskipun harus mengawali kompetisi dengan beban minus poin, PT Relasi Sport Muria Indonesia menegaskan sanksi ini tidak akan menyurutkan ambisi tim. Manajemen berkomitmen menjadikan kelalaian administrasi ini sebagai bahan evaluasi total agar tata kelola klub menjadi lebih profesional dan transparan ke depannya.
‘’Skuad Macan Muria tetap dipastikan siap berlaga dan berjuang habis-habisan demi menjaga kebanggaan masyarakat Kudus di kancah nasional,’’ pungkas Widhoro. (han/rit)






