JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemerintah Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus terus berkomitmen memenuhi kebutuhan air bersih, sekaligus memperkuat sistem mitigasi bencana kebakaran di desa setempat dan sekitarnya.
Kepala Desa Sidorekso, Mochamad Arifin, menyatakan bahwa saat ini pihak desa telah mengoperasikan jaringan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang tersebar di enam titik untuk melayani kebutuhan rumah tangga setiap Rukun Warga (RW).
‘’Fasilitas air bersih ini tidak hanya menyasar kebutuhan domestik warga. Tetapi, juga sebagai sarana mitigasi kebakaran,’’ kata Arifin, baru-baru ini.
Saat sekarang, lanjutnya, sebanyak 30 titik hidran telah dipasang dengan jarak masing-masing 100 meter untuk mempercepat penanganan darurat saat terjadi kebakaran,’’Jadi kalau ada kebakaran, bisa langsung melakukan pemadaman melalui hidran tersebut,’’ tuturnya.
Sedang jaringan Pamsimas, lanjut Arufin, telah menyuplai air bersih ke 1.100 Sambungan Rumah (SR). Namun, lonjakan pengguna ini memicu kendala operasional karena kapasitas yang melebihi batas ideal.
‘’Kapasitas ideal setiap satu titik Pamsimas menyuplai 180 SR. Tetapi kondisi riil menyuplai 240 SR per titik Pamsimas,’’ ujarnya.
Mengatasi ancaman kemacetan distribusi air akibat beban berlebih ini, Arifin mengimbau warga untuk ikut berpartisipasi aktif. Pihak desa meminta setiap unit rumah menyediakan toren atau tangki penampung air mandiri.
‘’Toren dinilai efektif menampung pasokan air saat jam longgar, sehingga kebutuhan harian warga tetap terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas tekanan jaringan Pamsimas utama,’’ pungkasnya. (han/rit)



