JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Potensi pasar perhiasan di Kota Semarang dinilai masih sangat menjanjikan. Melihat tingginya minat masyarakat, The Palace Jeweler kembali memperluas jaringannya dengan membuka gerai kelima di Kota Semarang yang berlokasi di Mal Ciputra, Jumat (3/7/2026).
Pembukaan gerai ini sekaligus menjadi toko ke-88 The Palace Jeweler di Indonesia. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi Central Mega Kencana (CMK) yang saat ini telah memiliki sekitar 154 gerai dari berbagai merek perhiasan di seluruh Tanah Air.
General Manager The Palace Jeweler, Jelita Setifa mengatakan, Semarang menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan pasar yang terus meningkat. Basis pelanggan yang besar menjadi alasan perusahaan terus memperkuat kehadirannya di ibu kota Jawa Tengah tersebut.
“Semarang memiliki potensi yang sangat baik bagi bisnis perhiasan. Pelanggan kami di kota ini terus bertambah dan peluang pasarnya masih sangat besar. Karena itu kami akan terus memperluas jaringan toko di Semarang maupun kota-kota besar lainnya di Indonesia,” katanya.
Tidak hanya memperluas jaringan, The Palace Jeweler juga berupaya mengubah pandangan masyarakat bahwa perhiasan merupakan barang mewah yang hanya bisa dijangkau kalangan tertentu. Melalui konsep 3T atau Therlengkap, Therjangkau, dan Therjamin, perusahaan menghadirkan koleksi dengan rentang harga yang luas sehingga dapat dinikmati berbagai segmen masyarakat.
“Kami ingin semua orang bisa memiliki perhiasan. Sekarang tersedia banyak pilihan, mulai dari koleksi berlian dengan harga di bawah Rp5 juta hingga berbagai pilihan perhiasan emas,” ujar Jelita.
Produk yang paling banyak diminati saat ini masih didominasi koleksi berlian. Sementara untuk perhiasan emas, The Palace Jeweler menyediakan pilihan kadar 9 karat, 18 karat, hingga 24 karat yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Menurut Jelita, konsumen muda umumnya memilih emas 9 karat karena desainnya lebih kekinian dan harganya terjangkau. Sebaliknya, konsumen berusia di atas 30 tahun lebih banyak mencari koleksi berlian serta perhiasan emas 18 dan 24 karat sebagai investasi maupun pelengkap gaya.
Di tengah fluktuasi harga emas, perusahaan juga mencatat adanya peningkatan transaksi. Penurunan harga emas justru mendorong masyarakat untuk membeli perhiasan sehingga penjualan meningkat sekitar 10 hingga 20 persen.
“Ketika harga emas turun, masyarakat melihatnya sebagai kesempatan yang baik untuk membeli. Hal itu ikut mendorong peningkatan penjualan kami,” jelasnya.
Gerai terbaru di Mal Ciputra Semarang mengusung konsep one-stop shopping destination yang menghadirkan koleksi emas, berlian, hingga precious stones dalam satu tempat. Seluruh produk dipastikan memenuhi standar kualitas melalui sertifikasi SNI.
Untuk menyambut pembukaan gerai baru, The Palace Jeweler menghadirkan berbagai promo selama Juli 2026, mulai dari potongan harga untuk koleksi berlian, diskon perhiasan emas hingga 50 persen, hadiah langsung bagi pelanggan, hingga rangkaian program Kilau Perayaan 2026 yang menawarkan berbagai hadiah eksklusif.
Melalui ekspansi tersebut, The Palace Jeweler optimistis mampu memperkuat pangsa pasar di Jawa Tengah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan perhiasan berkualitas dengan pilihan yang semakin lengkap.(aln)



