JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI — Kawasan Simpang PB VI Selo dipadati ribuan warga sejak Sabtu (4/7/2026) siang. Masyarakat antusias menyaksikan gelaran tahunan Selo Art Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali.
Mengusung tema “Nguri Bhumi”, festival ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, jajaran Forkopimda, Sekda Boyolali M. Syawalludin, serta kepala OPD terkait. Selain panggung pertunjukan, acara juga dimeriahkan oleh deretan stan UMKM dan ekonomi kreatif dari warga lokal.
Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Boyolali, Candra Irawan, menjelaskan bahwa acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan menampilkan potensi kesenian dari 10 desa dan 5 sanggar seni di Kecamatan Selo. Stan produk kreatif yang dipamerkan juga merupakan perwakilan dari tiap desa.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat sekaligus mengenalkan potensi wisata, budaya, dan keragaman ekonomi kreatif yang ada di Kecamatan Selo,” terang Candra.
Saat membuka acara, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, mengapresiasi kekayaan tradisi dan kearifan lokal Selo yang terus diwariskan antar-generasi. Ia menegaskan komitmen Pemkab Boyolali untuk terus mengawal festival ini sebagai agenda rutin daerah yang memadukan pariwisata berbasis alam dan penguatan ekonomi kerakyatan.
“Mari kita jadikan Selo Art Festival 2026 ini sebagai momentum untuk mencintai budaya asli daerah, menjaga kelestarian alam, dan membangun Boyolali yang lebih maju, berbudaya, berdaya saing, dan semakin sejahtera,” ajak Fajar.
Pada puncak acara malam harinya, Wabup Fajar menyerahkan penghargaan bagi para pemenang Boyolali Night Carnival (BNC) yang telah digelar pada Juni lalu.
Total hadiah tabungan Bank Jateng senilai Rp 9,5 juta diserahkan kepada Kecamatan Cepogo (Juara I), Kecamatan Gladagsari (Juara II), Kecamatan Ngemplak (Juara III), serta Kecamatan Sawit dan Musuk sebagai Juara Harapan. (dea/rit)



