JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Komunitas Kresek Indonesia sukses mengubah masa liburan sekolah anak-anak, menjadi momen edukasi lingkungan yang bermakna. Melalui kegiatan bertajuk ‘Minggu Hijau’, komunitas ini mengajak puluhan anak berkumpul di Balai Jagong Kudus pada Minggu (5/7) untuk belajar mencintai bumi lewat cara yang menyenangkan.
Mengusung tema Piknik Ceria, Berkarya, dan Cinta Lingkungan, acara ini dirancang khusus sebagai wadah belajar interaktif sejak usia dini. Ketua Komunitas Kresek Indonesia, Faesal Adam, menegaskan bahwa metode interaktif sengaja dipilih agar anak-anak terlibat langsung dan lebih mudah menyerap materi materi lingkungan.
‘’Edukasi diberikan dengan metode interaktif agar peserta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kreatif,’’ ujar Faesal.
Dijelaskan, salah satu agenda utama yang paling memikat perhatian pada kegiatan kali ini adalah pelatihan daur ulang. Anak-anak diajak mengubah botol plastik bekas menjadi barang berdaya guna, seperti tempat pensil hingga mainan gangsing.
Lewat praktik ini, peserta diajak memahami bahwa sampah plastik tidak selalu berakhir di tempat pembuangan, melainkan bisa memiliki nilai guna baru jika dikelola dengan tepat. Selain membuat kerajinan, sebanyak 30 peserta berusia 6 hingga 12 tahun yang hadir, juga disuguhi berbagai aktivitas seru lainnya.
‘’Anak-anak juga kami ajak memilah sampah, mewarnai bertema pelestarian alam, hingga edukasi interaktif yang melatih kemandirian serta kerja sama kelompok,’’ tandasya.
Masih kata Faesal, panitia juga mewajibkan para peserta membawa “sedekah sampah” berupa botol plastik atau bahan daur ulang layak pakai dari rumah. Gerakan sederhana ini bertujuan melatih kebiasaan anak dalam memilah dan mengumpulkan sampah sejak dari lingkungan keluarga.
‘’Kami ingin anak-anak belajar bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil dan menyenangkan,’’ tambah Faesal.
Ia berharap kegiatan Minggu Hijau ini menjadi pemantik lahirnya kebiasaan baik yang berkelanjutan. Kresek Indonesia pun berkomitmen untuk terus konsisten menghadirkan program edukasi lingkungan kreatif yang ramah anak ke depannya. (han/rit)





