Triwulan Pertama, Realisasi Investasi Tembus 70 Persen


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Realisasi investasi di Kabupaten Kudus, menunjukkan tren positif yang sangat kuat pada awal tahun ini. Hingga Triwulan I Tahun 2026, nilai investasi yang masuk ke Kota Kretek sudah menyentuh angka Rp 877,4 miliar. Capaian tersebut setara dengan 70 persen dari total target yang dipatok sebesar Rp 1,150 triliun pada tahun 2026.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus, Mohammad Fitriyanto, membenarkan lonjakan angka tersebut berdasarkan data resmi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

‘’Saat ini sudah mencapai 70 persen. Untuk triwulan kedua belum keluar laporannya karena masih tahap pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM),’’ ujar Fitriyanto, Rabu (8/7) baru-baru ini.

Baca juga:  DKK Dorong Peningkatan Pelayanan UPTD Puskesmas Jekulo

Fitriyanto menjelaskan, bahwa sektor pengolahan tembakau, industri makanan, serta industri elektronik masih menjadi motor utama penarik modal di Kudus. Meski demikian, sektor usaha mikro luar biasa kontributif dan menjadi pilar penyangga yang kokoh.


Tercatat pada Semester I-2026, investasi dari sektor usaha mikro di Kudus sudah menembus Rp 253,38 miliar. Angka ini dihimpun dari para pedagang kuliner hingga pedagang kaki lima (PKL).

‘’Usaha mikro memang tidak wajib lapor LKPM, tetapi mereka melapor ke aplikasi SII Mike Jateng demi kepentingan pembinaan. Jumlah pelakunya sangat banyak dan mereka sangat membantu perputaran ekonomi riil di Kudus,’’ jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, DPMPTSP Kudus sedang mengawal proses pelaporan LKPM Triwulan II yang berlangsung mulai 1 hingga 15 Juli 2026. Kewajiban melapor ini berlaku bagi pelaku usaha skala kecil, menengah, hingga besar. Hasil verifikasi dan identifikasi data oleh BKPM dijadwalkan rilis pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.

Baca juga:  Waspada Elpiji Oplosan, Pertamina Bagi Tips Kenali Tabung Asli

Melihat performa investasi yang melaju kencang di awal tahun, Fitriyanto optimistis target tahunan sebesar Rp 1,150 triliun akan terpenuhi jauh sebelum akhir tahun.

‘’Melihat capaian yang ada, kami sangat optimistis realisasi investasi di Kudus sudah bisa menutup target pada laporan triwulan II atau maksimal triwulan III tahun ini,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...