Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Minta Pemerintah Tingkatkan Produktivitas Sektor Ternak


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Produktivitas sektor peternakan di Jawa Tengah harus terus ditingkatkan. Sebab, peternakan menempati posisi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan serta mengembangkan perekonomian.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, produk peternakan, seperti daging, telur dan susu merupakan sumber protein hewani yang krusial bagi pertumbuhan dan kesehatan masyarakat.

“Ini menjadi strategis untuk mewujudkan swasembada pangan, menekan angka impor daging, serta memasok kebutuhan gizi masyarakat dari produk peternak lokal,” ungkapnya.

Sejauh ini, Kementerian Pertanian mencatat, Jateng menjadi penyumbang daging tertinggi kedua tingkat nasional. Hasil ternak Jateng yang terbanyak, yakni daging sapi, kambing, domba, dan unggas. Adapun produk susu masih perlu peningkatan.


“Hal ini tentu harus dikuatkan. Antara lain dengan meningkatkan produktivitas kelembagaan peternakan, mengadopsi teknologi tepat guna, hingga melakukan vaksinasi untuk mencegah penyakit bagi ternak,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Baca juga:  Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Sektor Pariwisata Perlu Terus Dioptimalkan
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah. Foto : Dok. DPRD Jateng

Jateng sendiri merupakan salah satu sentra peternakan utama di Indonesia, yang didukung oleh sentra populasi sapi potong di Kabupaten Rembang, Blora, Grobogan, dan Wonogiri. Selain itu, wilayah seperti Purworejo dan Magelang terkenal dengan budidaya kambing Kaligesing, serta peternakan sapi perah modern yang akan dibangun di Brebes.

Menurut Kakung, sapaan akrab Sarif, dalam pengembangan sektor peternakan, dibutuhkan peningkatan genetika hewan ternak, pengembangan pakan berkelanjutan, manajemen kesehatan hewan, dan teknologi budidaya.

“Karena itu, Balai-balai pembibitan ternak yang dimiliki Jawa Tengah juga harus berperan sebagai pilar utama untuk mengoptimalkan berbagai potensi ini,” katanya.

Kakung menambahkan, kunci pertumbuhan ekonomi sektor peternakan itu ada di hulu yaitu pembibitan.

Baca juga:  Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Pemerintah Matangkan Upaya Relokasi Warga Terdampak Longsor Banjarnegara dan Cilacap

“Industri besar bisa menggurita karena mereka menguasai breeding. Kita punya asetnya, kita punya balainya. Sekarang saatnya mengoptimalkan aset-aset pemprov tersebut agar produktivitasnya maksimal sekaligus menjadi sumber pedapatan asli daerah,” terang legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.

Selain itu, kata Kakung, peternak juga membutuhkan dukungan permodalan, seperti kredit usaha rakyat (KUR).

“Misalnya di sektor peternakan susu, maka pemerintah dan mitra terkait bisa memberikan pengawalan khusus agar akses modal bagi UMKM peternak semakin mudah,” tandasnya. (ADV)


TERKINI

Rekomendasi

...