Peringatan HUT Sukoharjo Sederhana : Kirab Pataka Dialihkan, Fashion Show Pejabat Ditiadakan


JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menimpa Bupati Sukoharjo beserta dua pejabat pemkab lainnya membawa dampak signifikan pada agenda daerah.

Panitia Peringatan Hari Lahir ke-80 Kabupaten Sukoharjo memutuskan untuk melakukan perubahan dan penyederhanaan besar-besaran di sejumlah rangkaian acara “Sukoharjo Spektakuler”.

Asisten II Sekda Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Suyamto, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk empati dan keprihatinan atas peristiwa hukum yang terjadi, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kami mendukung penegakan hukum, namun kami juga ber-empati pada tiga pejabat yang sedang berhadapan dengan hukum dengan merubah acara lebih sederhana tanpa merubah esensi dan hiburan rakyat. Perubahan mencakup tanpa hura hura hingga penyesuaian protokoler pejabat,” ungkap Suyamto.


Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada prosesi Kirab Pataka yang dijadwalkan pada 15 Juli. Sedianya, titik keberangkatan kirab tahun ini akan dialihkan dari Rumah Dinas Bupati.

Baca juga:  Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas Utama Pembangunan Karanganyar 2025

Namun, karena area rumah dinas saat ini dalam posisi disegel oleh KPK pasca-OTT, panitia memutuskan untuk mengembalikan rute seperti tahun sebelumnya, yakni berangkat dari Kantor Setda Kabupaten Sukoharjo menuju Alun-Alun Satya Negara.

“Perbedaan dari tahun sebelumnya adalah tidak ada paripurna di DPRD. Jadi hanya sampai di Alun-alun saja, disana ada gunungan dan flashmob,” imbuh Suyamto, didampingi Kabag Prokompim Wisnu Pramudiya Wardhana.

Nuansa prihatin juga akan mewarnai Pawai Budaya Sukoharjo Spektakuler yang digelar di kawasan Solo Baru (Perempatan Madegondo) pada 16 Juli malam. Panitia memastikan tidak akan ada panggung atau tenda megah untuk tamu VIP, serta meniadakan pesta kembang api. Meski demikian, pihak panitia menjamin esensi hiburan untuk masyarakat ini akan tetap berjalan dengan lancar.

Penyederhanaan juga menyasar agenda Sukoharjo Food and Fashion Festival (SF3) yang akan berlangsung di Sentra Niaga The Park Mall pada 17 Juli. Jika pada rencana awal acara ini akan dimeriahkan oleh peragaan busana dari para pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kini agenda fashion show pejabat tersebut ditiadakan.

Baca juga:  Satu Abad, NU Sragen Tampilkan 1.000 Tumpeng dan Persiapkan NU Mart

Kendati mengalami banyak pemangkasan demi menghormati proses hukum yang berjalan, sejumlah agenda pelayanan publik dan ekonomi kerakyatan dipastikan tetap bergulir sesuai jadwal. Seperti panggung hiburan musik bersama Guyon Waton tetap berlangsung tanpa dihadiri pejabat.

Pameran Pertanian, Gelar UMKM, Sukoharjo Job Fair, hingga agenda olahraga Sukoharjo Spektakuler Run pada 19 Juli mendatang akan tetap dilaksanakan di kawasan Sentra Niaga The Park Mall untuk melayani masyarakat.

Satu lagi perubahan yang dilakukan yakni, setiap baliho dan pengumuman atau ucapan Hari Lahir ke 80 Kabupaten Sukoharjo akan terpasang tanpa foto Kepala Daerah. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...