JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Sebanyak 12 rumah dinas di Asrama Polisi (Aspol) Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, ludes terbakar pada Jumat sore, 31 Juli 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan 10 kepala keluarga terdampak, sementara dua bangunan rumah lainnya dalam kondisi kosong.
Kebakaran sempat memicu kepanikan warga di kompleks Aspol lantaran kobaran api cepat membesar dan merembet ke bangunan lain yang berjarak berdekatan. Kepulan asap hitam pekat bahkan terlihat membumbung tinggi dan disaksikan dari berbagai sudut Kota Solo.
Petugas pemadam kebakaran bersama personel Polri, PMI, BPBD, relawan, serta warga sekitar bahu-membahu mengevakuasi penghuni dan memadamkan api. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, hingga akhirnya api berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.20 WIB.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo bersama Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Ketua DPRD Kota Surakarta Budi Prasetyo, dan Wakapolresta Surakarta AKBP Heru Eko Wibowo turun langsung ke lokasi untuk memantau penanganan.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dan fokus utama petugas saat kejadian adalah memastikan keselamatan seluruh penghuni serta mencegah kobaran api meluas. Kerugian yang dialami berupa materiil, sementara penyebab pasti masih dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Surakarta dan Tim Inafis.” Kata Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono.
Di sisi lain, Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyatakan pihak pemerintah kota bergerak cepat menyiapkan langkah rehabilitasi dan penanganan darurat.
“Pemkot Surakarta bersama BPBD melakukan asesmen tingkat kerusakan serta mengevakuasi lansia, anak-anak, dan warga terdampak ke tempat pengungsian sementara seperti Lodji Gandrung dan SD Bumi.” Imbuh Respati.
Berdasarkan keterangan salah satu penghuni, Purnawirawan Bambang Iswiyanto, api diduga kuat berawal dari rumahnya akibat obat nyamuk bakar yang diletakkan di atas karpet di bawah tempat tidur.
Saat ditinggal mencuci sepeda motor di luar, kepulan asap hitam dan kobaran api mendadak keluar hingga cepat merembet ke bangunan sekitarnya.
Atas kejadian ini, Polresta Surakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa mewaspadai potensi kebakaran dengan memastikan sumber api dan peralatan listrik aman sebelum meninggalkan rumah. (dea/rit)



