Wibowo Prasetyo Perkuat Toleransi Lewat Silaturahmi di Gereja Katolik Keluarga Kudus Parakan


JATENGPOS.CO.ID,  TEMANGGUNG — Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Wibowo Prasetyo, memanfaatkan masa reses untuk memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama melalui kunjungan silaturahmi ke Gereja Katolik Keluarga Kudus Parakan, Kabupaten Temanggung, Rabu (5/7/2026).

Kunjungan tersebut disambut Romo Kepala Gereja Katolik Keluarga Kudus Parakan, Ignatius Andita Trianto, MSF, beserta para pengurus gereja. Pertemuan berlangsung hangat dalam suasana penuh persaudaraan sebagai wujud komitmen bersama menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Dalam dialog tersebut, berbagai isu mengenai kehidupan beragama, toleransi, dan penguatan kebangsaan menjadi pembahasan utama.

Wibowo menegaskan bahwa kerukunan tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang selesai dibangun, melainkan harus terus dirawat melalui komunikasi, saling menghormati, dan kerja sama lintas agama.


“Toleransi adalah fondasi penting bagi Indonesia. Perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi sekat, tetapi harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun bangsa. Karena itu, silaturahmi seperti ini harus terus dijaga,” ujar Wibowo.

Baca juga:  Bank Jateng & Pemkab Kudus Salurkan Bantuan untuk PKL

Wibowo juga menekankan bahwa toleransi di Indonesia tumbuh bukan hanya karena kesadaran berbangsa, tetapi juga ditopang oleh kekayaan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tradisi gotong royong, saling menghormati, musyawarah, hingga budaya hidup bertetangga tanpa memandang agama maupun latar belakang merupakan modal sosial yang harus terus dirawat di tengah derasnya perubahan zaman.

“Kearifan lokal adalah kekuatan bangsa yang tidak ternilai. Di banyak daerah, masyarakat telah lama hidup rukun karena menjunjung tinggi tradisi saling menghormati. Nilai-nilai seperti inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda agar Indonesia tetap kokoh dalam keberagamannya,” katanya.

Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan keagamaan, Wibowo mengatakan kehidupan beragama yang harmonis merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam menjaga persatuan nasional. Menurutnya, rumah-rumah ibadah tidak hanya menjadi pusat pembinaan spiritual, tetapi juga memiliki peran strategis dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan, serta menjaga tradisi lokal yang memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Baca juga:  Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Menjadi Perhatian Utama

Romo Kepala Gereja Katolik Keluarga Kudus Parakan, Ignatius Andita Trianto, MSF, mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian sekaligus penghormatan terhadap keberagaman yang hidup di Kabupaten Temanggung.

“Silaturahmi seperti ini menjadi contoh bahwa perbedaan bukan penghalang untuk membangun persaudaraan. Kami berharap komunikasi yang baik antarumat beragama terus terjalin demi menjaga kedamaian dan kerukunan masyarakat,” kata Romo Andita.

Dalam kesempatan tersebut, Wibowo juga menyerahkan bantuan berupa Alkitab kepada Gereja Katolik Keluarga Kudus Parakan yang diterima oleh Romo Andita sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan keagamaan bagi jemaat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan reses Wibowo Prasetyo di Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI. Selain menyerap aspirasi masyarakat, masa reses juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh dan umat lintas agama, guna memperkokoh persatuan, toleransi, serta menjaga kearifan lokal sebagai fondasi kehidupan berbangsa.


TERKINI

Transformasi TelkomGroup Berbuah Manis


Rekomendasi

...