Mahasiswa KKN UNW Cek Kesehatan Gratis Dorong Warga Pledokan Peduli Deteksi Dini


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran melalui kegiatan cek kesehatan gratis bagi warga Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Kegiatan pada Senin (10/8/2026) tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN UNW Berdampak, dengan fokus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular.

Bertempat di Puskesmas Pembantu (PUSTU) RT 04/RW 1 Dusun Pledokan, kegiatan mendapat perhatian dari masyarakat setempat, khususnya kalangan ibu-ibu dan lanjut usia (lansia). Melalui pemeriksaan kesehatan sederhana, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Bagi warga, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran agar pemeriksaan dilakukan secara berkala.

Program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan kegiatan akademik, mahasiswa KKN dituntut mampu melihat kebutuhan warga dan menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung. Menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.

Program cek kesehatan gratis ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah kecil yang memberikan dampak berkelanjutan. Sebab, upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan ketika seseorang sudah sakit, tetapi juga pada kesadaran untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini.

Baca juga:  Komisi E DPRD Jateng Minta Hasil Mitigasi Potensi Bencana Diantisipasi Serius

“Dalam kegiatan warga mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan untuk memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan masyarakat, khususnya terkait faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan gangguan asam urat,” ujar perwakilan Tim KKN UNW Dusun Pledokan kepada Jateng Pos, kemarin.

Selain pemeriksaan kesehatan, lanjutnya, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai pencegahan hipertensi dan penanganan asam urat. Materi edukasi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh masyarakat. Warga diajak untuk lebih memperhatikan pola makan, mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, serta membiasakan aktivitas fisik secara rutin.

Tim KKN UNW cek kesehatan gratis di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. FOTO:IST/JATENGPOS

Kegiatan juga dilengkapi dengan senam hipertensi bersama. Senam ini dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan menjaga kebugaran tubuh. Gerakan senam disesuaikan dengan kemampuan peserta sehingga dapat diikuti oleh ibu-ibu maupun lansia.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya beberapa warga yang memiliki tekanan darah tinggi dan kadar gula darah yang perlu mendapat perhatian. Beberapa hasil tekanan darah tercatat lebih dari 160/100 mmHg, bahkan terdapat hasil di atas 180/110 mmHg. Selain itu, ditemukan pula beberapa hasil gula darah sewaktu yang cukup tinggi. Temuan tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang tidak normal.

Baca juga:  Bupati Semarang Bagikan 330 Motor Dinas Kades dan PPL

Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari warga. Peserta terlihat aktif mengikuti pemeriksaan, senam, serta berdiskusi mengenai hasil pemeriksaan dan cara menjaga kesehatan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh layanan pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat.

Meski kegiatan berjalan lancar, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, antara lain jarak sebagian rumah warga yang cukup jauh dari lokasi PUSTU dan keterbatasan ruang pemeriksaan. Untuk kegiatan berikutnya, pelaksanaan cek kesehatan gratis diharapkan dapat dipusatkan di Balai Desa Pledokan agar mampu menampung lebih banyak peserta dan memberikan ruang yang lebih nyaman untuk pemeriksaan, penyuluhan, diskusi, serta senam bersama. (ril/muz)


TERKINI

Rekomendasi

...