Pemkab Kudus Luncurkan Strategi ‘Satu Kader Satu Bumil’


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus melalui Tim Penggerak PKK Kudus, memperketat pengawasan terhadap ibu hamil guna menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan angka stunting.

Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor dalam program “Kencan Bumil” (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil) dan “Parijoto”, yang diresmikan di Balai Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, Senin (14/9).

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, menegaskan bahwa penyelamatan ibu dan bayi tidak bisa bertumpu pada satu instansi saja. Diperlukan kerja sama yang erat dan berkelanjutan antara TP PKK, Dinas Kesehatan, puskesmas, bidan desa, hingga kader posyandu.

‘’Kita harus jalan bareng. Koordinasi bersama ini penting agar semua ibu hamil mendapatkan pendampingan yang baik. Dengan begitu, risiko kesehatan dapat dideteksi lebih awal dan kita bisa mencegah kasus kematian,” ujar Endhah dalam sambutannya.

Baca juga:  Direktur PD Percetakan Kudus Dipecat

Dalam program Kencan Bumil, TP PKK menerapkan strategi preventif yang humanis, yakni satu kader mendampingi satu ibu hamil. Para kader di tingkat desa bertugas memantau perkembangan harian, memberikan edukasi gizi, dan memastikan ibu hamil mendapatkan hak pelayanan medis yang layak.

Sementara itu, untuk penanganan yang lebih spesifik, program Parijoto diterjunkan khusus memayungi ibu hamil yang masuk kategori risiko tinggi (risti). Program ini melibatkan bidan desa secara langsung sebagai penanggung jawab klinis di wilayahnya.

‘’Untuk ibu hamil dengan risiko tinggi, pendampingannya jauh lebih khusus. Kader dan bidan desa wajib mengawal ketat kondisinya agar jika terjadi kedaruratan bisa langsung ditindaklanjuti secara cepat,” tambah Endhah.

Baca juga:  Sam’ani Pastikan Penanganan Jembatan Ambrol di Desa Menawan

Melalui integrasi kedua program ini, Endhah berharap seluruh pemangku kepentingan semakin peduli. Target utamanya adalah memastikan tidak ada satu pun ibu hamil di Kabupaten Kudus yang luput dari pemantauan medis demi melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...