Kabupaten Semarang Bebas Rabies, 600 Dosis Vaksin Gratis Disiapkan untuk Hewan


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Status bebas rabies tidak membuat Pemerintah Kabupaten Semarang lengah. Di tengah populasi anjing dan kucing yang cukup banyak, upaya pencegahan tetap dilakukan untuk menjaga daerah tersebut tetap terbebas dari penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia itu.

Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang menyiapkan sedikitnya 600 dosis vaksin anti rabies gratis bagi hewan peliharaan milik masyarakat. Program vaksinasi tersebut digelar sepanjang September, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Anti Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September.

Plt Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Moh Edy Sukarno melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Yohana Diah Haruni, mengatakan vaksinasi merupakan langkah pencegahan meski hingga kini belum ditemukan kasus rabies di Kabupaten Semarang.

“Belum ditemukan kasus rabies di Kabupaten Semarang. Jawa Tengah juga berstatus bebas rabies. Pelaksanaan vaksinasi ini untuk upaya pencegahan,” kata Yohana saat dihubungi, Rabu (16/9/2026).

Vaksinasi gratis tersebut dilayani di sejumlah Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) serta Tempat Pemeriksaan Kesehatan Hewan (TPKH) Dispertanikap. Pelayanan dimulai Rabu (16/9) di Puskeswan Bancak, Kaliwungu dan Tuntang. Selanjutnya, vaksinasi dilanjutkan di Puskeswan Karangjati dan Susukan pada Kamis (17/9/2026).

Baca juga:  Pertemuan Pokja Kampung KB Desa Donorojo, Kecamatan Demak

Kemudian pada Senin (21/9/2026), layanan tersedia di Puskeswan Getasan. Sementara pada Kamis (24/9/2026), vaksinasi digelar di Puskeswan Tegalwaton dan TPKH Dispertanikap, sekaligus bersamaan dengan kegiatan steril kucing gratis.

Yohana menjelaskan vaksinasi rabies rutin dilakukan setiap September sebagai bagian dari upaya meningkatkan kekebalan hewan terhadap virus rabies. Vaksinasi tidak hanya ditujukan untuk melindungi hewan peliharaan. Lebih jauh, program tersebut menjadi salah satu benteng untuk mencegah penularan rabies kepada hewan lain maupun manusia.

“Tujuan utama hewan divaksin rabies adalah memberikan kekebalan tubuh pada hewan agar terhindar dari virus mematikan serta mencegah penularan penyakit rabies ke hewan lain dan manusia,” jelasnya.

Data Dispertanikap Kabupaten Semarang mencatat terdapat sekitar 828 ekor anjing dan 14.417 ekor kucing. Dengan populasi tersebut, kesadaran pemilik hewan untuk menjaga kesehatan dan melakukan vaksinasi menjadi bagian penting dalam mempertahankan status bebas rabies.

Yohana mengimbau masyarakat agar tidak hanya memperhatikan kesehatan hewan ketika sakit. Kebersihan kandang, kondisi kesehatan, hingga vaksinasi rutin perlu menjadi perhatian pemilik. Hewan yang menunjukkan gejala sakit juga diminta segera diperiksakan kepada dokter hewan.

Baca juga:  Lahan Dekat Makam Dangkel Ambarawa Terbakar, Petugas Gabungan Sigap Padamkan

“Vaksinasi pencegahan dilakukan setahun sekali,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap program vaksinasi gratis ini disebut cukup tinggi. Informasi mengenai layanan tersebut telah disebarluaskan melalui Instagram Dinas Pertanian Kabupaten Semarang. Namun, vaksinasi gratis ini dikhususkan bagi masyarakat Kabupaten Semarang. Pemilik hewan cukup menunjukkan KTP sebagai bukti domisili.

Sementara hewan yang akan divaksin harus memenuhi sejumlah persyaratan. Usianya minimal empat bulan, dalam kondisi sehat, dan tidak sedang bunting. Yohana juga menyarankan agar hewan telah mendapatkan obat cacing sebelum menjalani vaksinasi. Pemberian obat cacing tersebut dimaksudkan untuk membantu menjaga kondisi tubuh hewan sehingga respons terhadap vaksin dapat berlangsung dengan baik.

Selain vaksinasi, masyarakat juga diminta memahami langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kasus gigitan.

“Apabila hewan menggigit orang, korban segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk observasi lanjut,” tegas Yohana.

Langkah cepat tersebut penting karena rabies merupakan penyakit yang dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan tepat. Karena itu, meski Kabupaten Semarang masih berstatus bebas rabies, pencegahan tetap menjadi kunci agar status tersebut dapat dipertahankan. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...