HUT ke-94 Paroki Pati, Gunungan Hasil Bumi Dibagikan ke Masyarakat


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Gereja Katolik Paroki Santo Yusuf Pati menggelar Misa Syukur dalam rangka memperingati tiga momentum sekaligus, yakni Hari Ulang Tahun (HUT) ke-94 Paroki Pati, HUT ke-60 Kevikepan Semarang, dan Hari Pangan Sedunia 2026.

Misa Syukur yang mengusung tema “Gereja yang Bahagia, Menginspirasi dan Menyejahterakan” tersebut digelar di Jalan Kamandowo Nomor 3, Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Pati, Sabtu (3/10/2026) pukul 17.00 WIB.

Ketua Panitia Misa Syukur, Sugiyatno, mengatakan perayaan tersebut diikuti 13 wilayah paroki di Kabupaten Pati. Selain umat Katolik, kegiatan juga melibatkan sekolah, komunitas, serta organisasi Katolik.

“Kegiatan hari ini dalam rangka Hari Ulang Tahun Paroki yang ke-94, kemudian Hari Ulang Tahun Kevikepan Semarang yang ke-60, dan satu lagi Hari Pangan Sedunia. Acara itu diikuti 13 wilayah paroki,” ujar Sugiyatno, Sabtu (3/10/2026).

Baca juga:  Bupati Kudus Ajak Warga Gairahkan Wisata Muria Lewat Pendakian Massal

Perayaan berlangsung meriah dengan arak-arakan bendera dari seluruh wilayah paroki, sekolah, komunitas, dan organisasi Katolik. Masing-masing wilayah juga membawa gunungan berisi berbagai hasil bumi.

Gunungan tersebut diisi sayur-mayur, buah-buahan, serta bahan pangan lainnya sebagai simbol rasa syukur atas hasil bumi sekaligus kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Acara diisi dengan ibadah, kemudian perarakan bendera di seluruh wilayah paroki yang ada di Pati, serta sekolah, komunitas, dan organisasi. Kemudian yang unik lagi itu persembahan menggunakan gunungan-gunungan yang berisi bahan pangan dari 13 wilayah paroki,” jelasnya.

Setelah misa selesai, bahan pangan yang terdapat dalam gunungan tersebut kemudian dibagikan kepada peserta dan masyarakat. Tradisi itu menjadi bagian dari semangat berbagi dalam peringatan Hari Pangan Sedunia.

Baca juga:  Polresta Pati Komitmen Operasi Candi 2026 Aman dan Humanis

Sugiyatno mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan hari jadi, tetapi juga momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus merefleksikan pentingnya kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat.

“Makanya kita bersyukur, bersyukur dengan Hari Pangan Sedunia ini. Semoga bisa menginspirasi, menyejahterakan masyarakat,” imbuhnya.

Misa Syukur dipimpin Romo Yusup Winarto MSF dan berlangsung khidmat. Para jemaat mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai sebagai ungkapan syukur atas perjalanan Paroki Santo Yusuf Pati yang telah memasuki usia ke-94. (Ida/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...