Gudang Sparepart di Jati, Kudus Terbakar, Kerugian Rp 200 Juta


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Sebuah gudang penyimpanan sparepart (suku cadang, red) sepeda motor turut Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, luluh lantak diamuk ‘si jago merah’, Minggu (5/7) pagi.

Kebakaran yang menimpa tempat usaha milik Novriadi, warga Perumahan Jepangpakis tersebut, diduga kuat dipicu oleh korsleting Listrik, saat karyawan hendak memulai aktivitas kerja. Insiden ini diperkirakan menimbulkan kerugian materiil hingga Rp 200 juta.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 07.30 WIB. Saksi mata di lokasi kejadian, Pandu Kusuma (19), menuturkan bahwa api muncul sesaat setelah gudang penyimpanan komoditas jualan online tersebut baru saja dibuka.

‘’Saat itu toko baru buka. Ada salah satu karyawan yang mau menyalakan blower untuk keperluan pengecatan, tiba-tiba terjadi korsleting listrik,’’ ujar Pandu yang juga merupakan kerabat dari pemilik gudang.


Baca juga:  Video Syur Diduga di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus

Percikan api akibat hubungan arus pendek tersebut langsung menyambar material di sekitar blower. Kobaran api dengan cepat membesar dan tak terkendali lantaran area dalam gudang berukuran 20×15 meter itu dipenuhi barang-barang yang mudah terbakar. Selain suku cadang berbahan dasar plastik, terdapat pula stok tiner dan cat yang membuat api berkobar hebat dan melahap seisi bangunan.

Kepala Desa Getaspejaten, Kusnadi, saat ditemui di lokasi kejadian membenarkan insiden tersebut. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim penjinak api agar kebakaran tidak meluas dan merembet ke area permukiman warga yang terletak dekat dengan lokasi gudang.

Upaya pemadaman berlangsung dramatis dan membutuhkan waktu sekitar dua jam. Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, melalui Pusdalops BPBD, Miftahul Huda, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan enam armada pemadam kebakaran gabungan untuk menjinakkan api. Tim tersebut terdiri dari personel BPBD, Satpol PP Kudus, serta bantuan armada dari PT Nojorono dan PT Pura.

Baca juga:  Bupati Kudus Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Jaga Kondusivitas Wilayah

‘’Proses pemadaman juga memanfaatkan cairan busa (foam) khusus. Langkah ini dilakukan supaya kobaran api akibat cairan cat dan tiner di dalam gudang bisa diredam dengan cepat,’’ jelas Miftahul Huda.

Kebakaran tersebut baru berhasil dikendalikan sekira pukul 09.30 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersembunyi. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...