Tabebuya Pati Viral, Pemkab Siapkan Bibit Gratis


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Mekarnya bunga Tabebuya di Alun-Alun Kabupaten Pati menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menyiapkan 250 bibit Tabebuya gratis bagi warga yang berkunjung dan mengunggah momen kunjungannya di media sosial. Selain itu, Pemkab Pati telah mengajukan tambahan 1.000 bibit kepada PT Djarum untuk mendukung penghijauan.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat meninjau Alun-Alun Pati, Sabtu (24/10). Dia mengajak masyarakat datang langsung untuk menikmati keindahan bunga Tabebuya yang tengah bermekaran.

“Monggo, silakan melihat langsung bunga Tabebuya yang sedang mekar di Alun-Alun Pati. Bagus sekali, Alun-Alun Pati jadi sangat cantik,” ujar Chandra.

Baca juga:  Penanganan IPPR Kabupaten Pati Diverifikasi

Deretan pohon Tabebuya yang berbunga kini menarik perhatian pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah. Mereka datang untuk menikmati pemandangan sekaligus berswafoto di antara bunga-bunga yang mempercantik pusat Kabupaten Pati tersebut.

Chandra mengatakan, masyarakat kini dapat menikmati pemandangan bunga Tabebuya tanpa harus pergi jauh ke luar negeri. Keindahan bunga tersebut diharapkan menjadi daya tarik yang turut menghidupkan ruang publik di Kabupaten Pati.

“Tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menikmati pemandangan bunga yang indah. Sekarang masyarakat bisa melihatnya langsung di Alun-Alun Pati,” ungkapnya.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Pemkab Pati juga mengagendakan penyediaan area khusus sebagai tempat berswafoto. Fasilitas tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih leluasa menikmati keindahan Tabebuya.

Baca juga:  118 IPAL SPPG Dikebut, Jam Kerja Dirombak Total

Selain menjadi daya tarik ruang publik, program pembagian bibit Tabebuya diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam penghijauan. Bibit yang diperoleh dapat ditanam di pekarangan rumah maupun kawasan permukiman.

Pemkab Pati berharap tren mekarnya Tabebuya tidak sekadar menjadi fenomena di media sosial. Antusiasme masyarakat diharapkan berlanjut menjadi gerakan bersama untuk memperbanyak tanaman dan menjaga lingkungan tetap hijau.(Ida/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...