Empat Jabatan Strategis Polres Semarang Berganti Pejabat


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Penyegaran organisasi di tubuh Polres Semarang menyentuh empat jabatan strategis, mulai dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), hingga Kapolsek Tuntang dan Kapolsek Sumowono.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menjawab tantangan tugas dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung AKBP Heru di Aula Condrowulan Polres Semarang, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama (PJU), para kapolsek, serta Ketua Bhayangkari Cabang Semarang beserta pengurus.

Dalam amanatnya, Heru menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar rotasi personel, melainkan bagian dari regenerasi organisasi dan pengembangan karier yang harus diikuti peningkatan kinerja.

“Pergantian jabatan harus kita maknai sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memantapkan komitmen Polisi Bersama Masyarakat di wilayah hukum Polres Semarang,” tegasnya.

Menurut Heru, setiap pejabat memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan capaian sebelumnya sekaligus menghadirkan terobosan sesuai tantangan di bidang tugas masing-masing. Karena itu, pejabat baru diminta segera mengenali karakteristik wilayah, membangun koordinasi, dan mempercepat pelaksanaan program kerja.

Pada jabatan Kasat Reskrim, AKP Bodia Teja Lelana, S.I.K., M.H.Li., menyerahkan tugas kepada AKP Gidion Karo Sekali, S.T.K., S.I.K., M.I.K. Bodia selanjutnya mendapat penugasan sebagai Kasat Reskrim Polres Purbalingga, Polda Jawa Tengah.

Sementara itu, posisi Kasat Lantas yang sebelumnya diemban AKP Raymond Daniel Titaheluw, S.Tr.K., S.I.K., M.M., kini dipercayakan kepada AKP Bagus Satya Dhira, S.Tr.K., S.I.K. Raymond selanjutnya bertugas sebagai Kapolsek Mranggen, Polres Demak.

Baca juga:  33 Pelaku UMKM Kabupaten Semarang Terima Bantuan TJSL dari Bulog

Pergantian juga terjadi di tingkat kepolisian sektor. Kompol Pri Handayani, S.H., menyerahkan jabatan Kapolsek Tuntang kepada AKP Agista Ryan Mulyanto, S.T.K., S.I.K., M.T. Pri Handayani selanjutnya bertugas di Bagian SDM Polres Semarang, sedangkan Agista sebelumnya menjabat Kasi Humas Polresta Banyumas.

Adapun jabatan Kapolsek Sumowono diserahterimakan dari AKP Kuseni, S.H., M.H., kepada AKP Eko Setiabudi Pardani, S.H. Kuseni selanjutnya bertugas di Polda Jawa Tengah, sementara Eko sebelumnya juga berdinas di lingkungan Polda Jateng.

Kepada pejabat baru, Heru memberikan penekanan berbeda sesuai bidang yang dipimpin. Kasat Reskrim diminta menjaga profesionalisme dalam penanganan perkara dengan mengedepankan transparansi dan keadilan.

Penegakan hukum, menurutnya, harus dijalankan secara profesional agar kehadiran polisi benar-benar memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

Sementara kepada Kasat Lantas, Heru menekankan pentingnya membangun pelayanan yang dekat dengan warga. Upaya menekan angka kecelakaan harus berjalan beriringan dengan menciptakan lalu lintas yang tertib dan lancar melalui pendekatan humanis.

“Pejabat baru harus segera beradaptasi, memahami tantangan di bidangnya, dan menunjukkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” menjadi pesan yang ditekankan dalam arahannya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada Kapolsek Tuntang dan Kapolsek Sumowono. Keduanya diminta tidak hanya mengandalkan laporan dari anggota, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat untuk memahami persoalan keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.

Baca juga:  Bantuan Air Bersih Mengalir, Peni Ngesti Nugraha Peduli Anak-anak di Tengah Kemarau

Heru menilai, komunikasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

“Jalin komunikasi dan koordinasi yang erat dengan unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda. Ingatlah bahwa kekuatan utama kita adalah saat polisi bersama masyarakat saling bersinergi menjaga kampung halaman kita,” ujarnya.

Menurut Heru, kedekatan dengan masyarakat memungkinkan persoalan di tingkat lokal diketahui lebih dini dan ditangani melalui koordinasi yang tepat. Sinergi tersebut juga menjadi modal penting untuk membangun keamanan yang tidak hanya bertumpu pada tindakan kepolisian, tetapi melibatkan partisipasi warga.

Di sisi lain, Kapolres menyampaikan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Semarang. Mereka dinilai telah menghadapi beragam tantangan, mulai dari penegakan hukum, pengaturan lalu lintas, hingga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama. Semoga pengalaman dan prestasi selama bertugas di Polres Semarang menjadi bekal berharga untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru,” ungkap Heru.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga kekompakan di tengah dinamika tugas kepolisian yang terus berkembang. Soliditas internal, koordinasi yang baik, dan orientasi pada kebutuhan masyarakat harus tetap menjadi pegangan dalam menjalankan tanggung jawab.

“Jadikan setiap amanah jabatan sebagai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (muz)



TERKINI

Rekomendasi

...