Bantuan Air Bersih Mengalir, Peni Ngesti Nugraha Peduli Anak-anak di Tengah Kemarau


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN-Di tengah musim kemarau yang membuat sumber air warga mengering, kedatangan bantuan air bersih menjadi harapan yang sangat berarti bagi warga Dusun Jangglengan dan Dusun Jambe, Desa Dadapayam, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Bukan hanya membawa air bersih dan sembako, Ketua TP PKK Kabupaten Semarang Hj Peni Yulianingsih Ngesti Nugraha juga membawa pesan penting kepada para orang tua tentang kesehatan anak harus menjadi perhatian sejak usia dini.

Pesan itu disampaikan Peni saat memimpin bakti sosial penyaluran bantuan air bersih dan 50 paket sembako kepada warga dua dusun tersebut, kemarin.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan dan kecukupan gizi anak tidak boleh menunggu hingga muncul persoalan. Pemenuhan kebutuhan dasar sejak dini menjadi salah satu kunci untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat, baik secara jasmani maupun rohani.

“Kami turut prihatin dengan kondisi warga yang kekurangan air bersih dan anak-anak yang menderita gizi buruk. Bantuan air bersih dan sembako ini semoga bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujar Peni.

Di lokasi penyaluran, Peni bersama anggota TP PKK Kabupaten Semarang tidak hanya menyerahkan bantuan dari jauh. Mereka ikut turun langsung membantu warga mendapatkan air.

Baca juga:  Melawan Stunting Melalui Edukasi Pengasuhan 1000 HPK di Desa Boyolali Kecamatan Gajah

Air yang dibawa menggunakan mobil tangki dialirkan ke sejumlah wadah dan tempat penampungan air yang dibuat warga dari terpal.

Tanpa sungkan, Peni bersama anggota TP PKK berbaur dengan masyarakat. Mereka ikut mengarahkan aliran air hingga memenuhi penampungan warga. Sesekali harus berbasah-basahan, tetapi hal itu tidak menghalangi mereka untuk tetap membantu proses distribusi air.

Bagi warga, air yang mengalir dari tangki tersebut bukan sekadar bantuan. Di tengah kemarau panjang, air menjadi kebutuhan yang menyentuh hampir seluruh aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci hingga memenuhi kebutuhan minum.

Kepala Desa Dadapayam Joko Cahyono mengatakan Dusun Jambe dan Jangglengan menjadi dua wilayah yang paling terdampak musim kemarau tahun ini. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Desa Dadapayam harus terus mencari cara agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.

“Kami juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak termasuk juga relawan untuk memenuhinya,” kata Joko.

Upaya tersebut dilakukan karena persoalan kekeringan tidak bisa hanya ditangani oleh satu pihak. Pemerintah desa, relawan, maupun berbagai lembaga terkait perlu bergerak bersama agar kebutuhan dasar warga tetap terlayani selama kemarau berlangsung.

Dukungan juga datang dari Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang. Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang Guswakhid Hidayat yang turut berada di lokasi mengatakan, pihaknya menyediakan 13 ribu liter air bersih untuk membantu warga Dadapayam.

Baca juga:  Fix!!! Ngesti Nugraha-Nur Arifah Diusung 8 Parpol di Pibup Semarang

Air tersebut dikirim menggunakan tiga mobil tangki. “Kami siap mendukung tugas BPBD untuk membantu mengatasi bencana kekeringan ini,” ujar Guswakhid.

Bantuan itu turut disaksikan Camat Suruh Vega Lazuardi bersama istri, perwakilan Forkopimcam dan sejumlah undangan lainnya. Di tengah persoalan kekeringan, perhatian terhadap anak menjadi bagian yang tidak kalah penting. Sebab ketika kebutuhan dasar seperti air bersih dan pangan terganggu, kelompok anak menjadi salah satu yang harus mendapat perhatian lebih.

Karena itu, pesan Peni kepada para orang tua menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan anak bukan hanya soal pengobatan ketika sakit. Pemenuhan makanan bergizi, kebersihan, air bersih dan perhatian sejak usia dini menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi Kabupaten Semarang di masa mendatang.

Di Dadapayam, hari itu air akhirnya kembali mengalir. Dari tangki ke penampungan, dari penampungan menuju rumah-rumah warga. Dan bersama aliran air tersebut, hadir pula pesan sederhana: di tengah kemarau, kepedulian dan gotong royong menjadi sumber kekuatan bagi warga untuk bertahan. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...