Sarif Abdillah Dorong Jateng Hilirisasi Komoditas agar Tembus Pasar Global


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Pemerintah provinsi Jawa Tengah didorong untuk terus memunculkan ide-ide besar dalam memasarkan berbagai potensi daerah yang ada agar melompat ke pasar internasional.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, selama ini provinsi ini memiliki berbagai komoditas unggulan.

“Tantangannya tentu adalah bagaimana komoditas unggulan itu memberikan nilai tambah dan nilai jual di pasar global,” ungkapnya.

Kakung, sapaan akrab Sarif menerangkan, jika hanya diekspor dalam bentuk bahan baku, maka nilai tambah terbesarnya, justru dinikmati oleh industri negara tujuan.


“Karena itu, perlu terus digerakkan bagaimana masing-masing daerah bisa membangun ekosistem industri yang utuh,” sebut Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng ini.

Baca juga:  Program Kemitraan dalam Pengembangan Pariwisata di Jawa Tengah Harus Terus Diperkuat
Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah. Foto : Dok DPRD Jateng

Kata Kakung, pemerintah provinsi bisa terus mendorong bagaimana daerah bisa mengembangkan pusat riset, hingga laboratorium pengujian berstandar internasional.

“Satu sisi juga bagaimana bisa memperkuat standar pengelolaan limbah, dan sertifikat hijau,” terangnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Jateng selama Januari-Juni 2026 mencapai 7.207,69 juta dolar AS, atau naik 23,53% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tiga negara tujuan utama ekspor Jawa Tengah masih didominasi Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok.

Secara kumulatif, peningkatan nilai ekspor nonmigas didorong oleh sektor industri pengolahan, yang tumbuh sebesar 18,29%.

Sementara itu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan serta sektor pertambangan dan lainnya, mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,78% dan 13,19%.

Baca juga:  Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Usulkan Potensi dan Peluang Ekonomi Sampah yang Digarap Pemda

Kakung menyatakan, persaingan global saat ini bukan hanya soal kualitas produk.

“Tapi juga kepatuhan terhadap standar lingkungan dan pengelolaan limbah,” tandas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini. (ADV)


TERKINI

Rekomendasi

...