JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tujuan Jawa Tengah pada Januari 2026 tercatat mencapai 11,95 juta perjalanan. Namun, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, Ali Said menyebut, jumlah perjalanan wisnus ke Jawa Tengah turun 9,16 persen secara tahunan (year on year). Penurunan ini terjadi setelah pada Januari 2025 jumlah perjalanan tercatat lebih tinggi.
“Pada Januari 2026, perjalanan wisatawan nusantara tujuan Jawa Tengah mencapai 11,95 juta perjalanan atau turun 9,16 persen dibandingkan Januari 2025,” katanya.
Ia menjelaskan, dari sisi asal perjalanan, wisnus asal Jawa Tengah yang melakukan perjalanan juga mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 11,50 juta perjalanan dilakukan oleh penduduk Jawa Tengah atau turun 8,57 persen dibandingkan Januari tahun lalu.
“Perjalanan wisatawan nusantara asal Jawa Tengah pada Januari 2026 mencapai 11,50 juta perjalanan atau turun 8,57 persen secara tahunan,” ujarnya.
Selain pergerakan wisatawan, indikator perhotelan juga menunjukkan perlambatan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Tengah pada Januari 2026 tercatat sebesar 41,04 persen.
“TPK hotel berbintang Januari 2026 sebesar 41,04 persen atau turun 11,43 poin dibandingkan Desember 2025 yang sebesar 52,47 persen,” jelasnya.
Meski demikian, rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang tercatat relatif stabil. Pada Januari 2026, rata-rata lama menginap mencapai 1,33 malam atau naik tipis 0,01 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
“Rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang Januari 2026 tercatat 1,33 malam,” tandasnya.
Ia menambahkan, dinamika pergerakan wisnus pada awal tahun dipengaruhi pola musiman pascalibur akhir tahun. BPS akan terus memantau perkembangan mobilitas wisatawan sebagai salah satu indikator pergerakan ekonomi daerah.(aln)













