32.4 C
Semarang
Selasa, 21 April 2026

BULOG Jateng Ajak Siswa SMA Kenali Rantai Pangan

*Eduwisata ke SPP Kendal dan Gudang Palebon




 

 

 

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah mendorong literasi rantai pangan bagi generasi muda melalui kunjungan edukatif siswa. Program ini diwujudkan lewat kunjungan 40 siswa/siswi SMA Negeri 1 Semarang ke Sentra Penggilingan Padi (SPP) Kendal dan Gudang BULOG Palebon Semarang, Selasa (21/4/2026).


 

Kunjungan tersebut disambut jajaran manajemen BULOG Kanwil Jawa Tengah dengan pengenalan langsung proses pengolahan hingga penyimpanan beras. Para siswa diajak melihat rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir secara menyeluruh.

 

Pemimpin Wilayah BULOG Jawa Tengah, Sri Muniati mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari kantor pusat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Program eduwisata ini bertujuan mendekatkan peran BULOG dalam menjaga ketahanan pangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

 

“Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bagaimana BULOG menjalankan program serapan gabah dan beras, serta memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga,” ujarnya.

Baca juga:  Tokopedia Beri Tips Tingkatkan Omzet UMKM di Bulan Ramadan

 

Ia menyebut, generasi muda menjadi sasaran penting karena rentan terhadap misinformasi terkait kondisi pangan nasional. Melalui edukasi langsung, siswa diharapkan memahami bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman dan mencukupi.

 

“Stok beras nasional saat ini diperkirakan mencapai sekitar 5 juta ton, sedangkan di Jawa Tengah sekitar 355 ribu ton, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.

 

Sri Muniati menambahkan, BULOG Jawa Tengah saat ini membawahi 26 kabupaten/kota dengan dukungan 31 gudang berkapasitas total 317.820 ton. Selain itu, terdapat dua Sentra Penggilingan Padi di Kendal dan Sragen yang mendukung pengolahan komoditas utama seperti beras, jagung, dan gula.

 

Dalam kunjungan tersebut, siswa juga diperlihatkan proses penerimaan gabah kering panen, pengolahan menjadi beras, hingga teknik penyimpanan di gudang. Menurutnya, pemahaman ini penting agar pelajar memiliki gambaran utuh tentang industri pangan nasional.

Baca juga:  Telkomsel Salurkan Donasi Poin Pelanggan

 

“Kami ingin memberikan wawasan tentang industri perberasan, termasuk manajemen logistik dari proses penyerapan hingga distribusi ke masyarakat,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, kegiatan eduwisata ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan secara terpusat oleh BULOG. Ke depan, program ini akan dievaluasi untuk melihat efektivitasnya sebagai sarana edukasi bagi generasi muda.

 

“Kalau program ini efektif, tidak menutup kemungkinan akan diperluas karena dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menentukan minat studi, khususnya di bidang pangan dan agribisnis,” tandasnya.

 

Selain itu, Gudang BULOG Semarang selama ini juga rutin menjadi lokasi kunjungan mahasiswa untuk praktik kerja lapangan. Hal ini menunjukkan peran BULOG tidak hanya sebagai stabilisator pangan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi dunia pendidikan.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...