JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Tengah memperkuat sinergi untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Kolaborasi Literasi dan Inklusi Keuangan (KLIK) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Business Matching Produk Pangan Lokal di Kabupaten Magelang, Rabu (8/7/2026).
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, mengapresiasi penandatanganan Akta Kesepakatan Bersama Pengembangan Ekosistem Keuangan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Kabupaten Magelang.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi dasar implementasi program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dikatakan, kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model sinergi antara ekosistem pangan lokal, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), industri jasa keuangan, dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat akses keuangan dan ketahanan rantai pasok pangan di Jawa Tengah.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Akta Kesepakatan Bersama Pengembangan Ekosistem Keuangan PED Kabupaten Magelang. Kesepakatan itu menjadi komitmen bersama dalam memperkuat pembiayaan, rantai pasok pangan lokal, dan akses keuangan bagi sektor produktif.
Kegiatan tersebut merupakan sinergi OJK, TPAKD, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan dalam memperkuat akses pembiayaan sektor produktif, khususnya komoditas pangan lokal. Langkah tersebut juga bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Sebanyak 500 peserta mengikuti kegiatan yang terdiri atas SPPG se-Kabupaten Magelang, yayasan mitra SPPG, kelompok tani, peternak ayam petelur, pelaku industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Mereka juga mengikuti business matching produk pangan lokal guna memperkuat ekosistem pembiayaan dan rantai pasok pangan daerah.
Pengarah Bidang Pertanian pada Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, Sarworini berharap kegiatan tersebut menghasilkan langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti.
“Harapannya kegiatan ini mampu memperkuat rantai pasok pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM, serta mendukung keberhasilan Program MBG di Jawa Tengah,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menegaskan, komitmen Pemkab Magelang dalam memperkuat ekosistem pangan lokal. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan industri jasa keuangan untuk memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan formal.
Selain business matching, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pembiayaan, asuransi, dan investasi legal. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Fanny Rifqy El Fuad, Direksi PT BPD Jawa Tengah Mas Waris, serta pimpinan sejumlah industri jasa keuangan. Kegiatan ini diharapkan mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah dan penguatan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.(aln)





