JATENGPOS. CO. KD, SUKOHARJO – Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK kepada Bupati Sukoharjo Etik Suryani, diduga karena pemerasan dalam jabatan sejumlah satuan perangkat daerah (Dinas).Etik di tangkap Kamis malam (9 Juli 2026). Lima orang diduga ikut diamankan dalam OTT) KPK ini.
Hal itu dikonfirmasi Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Ia mengungkapkan, OTT di Solo Raya (kabupaten Sukoharjo) itu digelar dengan penyelidikan tertutup. Bupati Etik Suryani jadi salah satu pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.
“Konfirm, OTT di Solo Raya digelar dengan penyelidikan tertutup. Etik Suryani jadi salah satu pihak yang terjaring dalam OTT tersebut. Termasuk lima orang ikut diamankan, diduga pemerasan satuan perangkat daerah,” kata Budi Prasetyo kepada media di Soli, Jumat pagi (10 Juli 2026).
Etik Suryani diperiksa hingga Jumat dini hari di Mapolresta Solo. Berdasarkan pantauan, Etik Suryani dibawa ke Mapolresta Solo pada Kamis (9/7/2026) malam. Ia menjalani pemeriksaan hingga Jumat (10/7/2026) dini hari.
Sekitar pukul 04.21 WIB, petugas KPK terlihat tiba di lobi Mapolresta Solo dengan membawa enam koper berwarna hijau serta sebuah berkas. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke lantai dua tempat pemeriksaan dilakukan.
Budi menjelaskan, seluruh pihak yang diamankan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta. Lalu diberangkatkan ke Jakarta, termasuk Etik Suryani. (dea/jan)





