500 Keluarga Rasakan “Super Daddy”, Kampung KB Manggar Lestari Lerep Raih Juara Nasional 2026


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Nama Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat kembali mengharumkan Kabupaten Semarang di tingkat nasional. Keluarga Berkualitas “Manggar Lestari” Desa Lerep terpilih sebagai Kampung KB terbaik se-Indonesia tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Semarang memberikan penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha saat Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di Pendapa Rumah Dinas Bupati.

Capaian ini tak lepas dari inovasi unggulan Deswita Lerep: paket wisata “Super Daddy” yang mengajak ayah hadir penuh dalam tumbuh kembang anak.

Kepala Desa Lerep, Sumaryadi, menjelaskan paket “Super Daddy” sudah berjalan sejak dua tahun lalu. Konsepnya sederhana tapi kuat: menciptakan ruang kebersamaan antara ayah, anak, dan keluarga.

“Paket ini selaras dengan program pembangunan keluarga sejahtera di Kampung KB. Tahun ini tema Harganas adalah ‘Ayah Wajib Hadir’. Kami sudah menawarkan Super Daddy sebagai implementasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia,” jelas Sumaryadi, kemarin.


Sejak diluncurkan, animo masyarakat tinggi. Data Desa Lerep mencatat 500 keluarga sudah menikmati paket tersebut.Apa saja kegiatannya? Peserta diajak bermain di sungai, membajak sawah bersama, memanen singkong, hingga belajar menabuh gamelan. Aktivitas itu dirancang agar ayah tidak hanya hadir secara fisik, tapi juga terlibat aktif membangun kedekatan emosional dengan anak.

Baca juga:  Partisipasi Pria Aseptor KB Meningkat, Saatnya Ayah Hadir di Sekolah

“Ini bukan sekadar wisata. Ini ruang pendidikan karakter. Ayah mengajari anak kerja keras di sawah, kerja sama saat di sungai, dan melestarikan budaya lewat gamelan,” tambah Sumaryadi.

Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang, Dewanto Leksono Widagdo mengatakan, Keberhasilan Lerep sejalan dengan keprihatinan data nasional. Mengutip hasil Pendataan Keluarga 2025 dari Kemendukbangga/BKKBN.

“Satu dari empat anak di Indonesia tumbuh berkembang tanpa partisipasi aktif ayah,” ungkap Dewanto.

Artinya, masih banyak ayah yang absen dalam proses pendidikan dan pengasuhan. Padahal, keterlibatan ayah terbukti berdampak besar pada kesehatan mental, prestasi, dan pencegahan perilaku negatif anak.

“Karena itu kami terus mendorong peningkatan peran ayah. Kampung KB Manggar Lestari ini contoh baiknya,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ngesti Nugraha mengajak seluruh kaum pria di Kabupaten Semarang meneladani semangat “Super Daddy”.

“Ayah juga berperan penting membentuk keluarga harmonis. Perlu perhatian ayah guna mencegah anak dari kenakalan seperti klitih, kreak maupun penyalahgunaan narkoba,” pintanya.

Bupati juga menyorot keberhasilan lain di bidang keluarga. Berkat kerja bersama, angka stunting di Kabupaten Semarang saat ini turun menjadi 1,6 persen. Angka itu menempatkan Semarang di peringkat 2 terendah se-Jawa Tengah.

Baca juga:  Sejahtera dari Jualan Ikan Asin di PPI Morodemak

“Terima kasih kepada semua pihak yang membantu penanganan gizi buruk dan stunting. Tapi tugas kita belum selesai. Keluarga berkualitas harus dimulai dari peran ayah,” ujarnya.

Ngesti Nugraha juga mengajak pria untuk lebih aktif dalam program Keluarga Berencana, salah satunya dengan menjadi akseptor KB melalui Metode Operasi Pria atau MOP.

Anggota DPRD Kabupaten Semarang, Umar Sujadi, mendukung penuh gerakan yang diinisiasi Lerep. Ia menilai peran ayah tidak bisa lagi dianggap nomor dua.

“Peran Bapak dalam rumah tangga harus menjadi contoh dan terus ditingkatkan. Anak meniru apa yang dilakukan ayahnya. Kalau ayahnya hadir, anak akan merasa aman dan punya arah,” pungkasnya.

Kemenangan Kampung KB Manggar Lestari di tingkat nasional menjadi bukti bahwa program berbasis keluarga bisa mengangkat pariwisata sekaligus menyelesaikan persoalan sosial. Dengan 500 keluarga yang sudah merasakan manfaat “Super Daddy”, Desa Lerep berharap paket ini bisa direplikasi desa lain.

Tujuannya, memastikan tidak ada lagi anak yang tumbuh tanpa sentuhan dan bimbingan ayah.Di tengah tantangan zaman, Lerep membuktikan bahwa wisata bisa lebih dari sekadar hiburan. Ia bisa menjadi alat untuk membangun keluarga yang kuat, berkualitas, dan berkarakter. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...