BTN dan Undip Luncurkan KTM Co-Branding

*Bidik 17 Ribu Mahasiswa Baru Nikmati Layanan Perbankan Digital


JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG-  PT Bank Tabungan Negara (BTN) bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip) meluncurkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) co-branding yang terintegrasi dengan layanan perbankan digital di Muladi Dome Undip, Rabu (5/8). Kartu tersebut akan digunakan sekitar 17 ribu mahasiswa baru Undip Tahun Akademik 2026/2027 sebagai bagian dari transformasi digital kampus.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi BTN dalam memperluas layanan, tidak hanya pada pembiayaan perumahan tetapi juga mendukung sektor pendidikan. Menurutnya, perguruan tinggi merupakan tempat strategis untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan calon nasabah.

“Mahasiswa adalah nasabah masa depan BTN. Saat mereka mulai hidup mandiri, mengelola keuangan sendiri, di situlah kebutuhan terhadap layanan perbankan mulai muncul. Kami ingin menjadi bank pertama yang mendampingi mereka sejak masa kuliah hingga nanti bekerja dan memiliki rumah,” katanya.

Baca juga:  BYD Bidik Pasar Jateng Lewat M6 DM, Tawarkan Solusi Mobilitas Hemat dan Fleksibel

Dijelaskan, KTM co-branding tersebut tidak lagi hanya berfungsi sebagai identitas mahasiswa, tetapi juga telah terhubung dengan rekening tabungan BTN. Kartu itu dilengkapi fitur kartu debit contactless, jaringan Visa dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), sehingga dapat digunakan untuk berbagai transaksi di dalam maupun luar negeri.


“BTN juga membebaskan biaya administrasi rekening bagi mahasiswa pengguna KTM tersebut. Selain itu, mahasiswa dapat menikmati berbagai promo transaksi, seperti cashback hingga 30 persen di sejumlah merchant yang bekerja sama dengan BTN,” jelasnya.

Dikatakan, kerja sama BTN dan Undip juga dikembangkan melalui integrasi aplikasi kampus Gentayu dengan aplikasi mobile banking Bale by BTN menggunakan teknologi Application Programming Interface (API). Integrasi tersebut memudahkan mahasiswa melakukan pembayaran uang kuliah, tagihan listrik, internet, hingga berbagai transaksi harian dalam satu ekosistem digital.

Baca juga:  Mantap! Laba Indosat Melesat 29% di Tengah Badai Ekonomi

“Kami ingin membangun ekosistem yang saling menguntungkan. Setiap transaksi yang dilakukan melalui sistem bersama nantinya juga bisa memberikan nilai tambah bagi Undip melalui skema bagi hasil. Kampus memperoleh sumber pendapatan tambahan, sementara mahasiswa mendapatkan layanan yang lebih mudah dan efisien,” ujarnya.

Menurut Nixon, konsep economic sharing menjadi pendekatan baru BTN dalam menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi. Kerja sama itu juga berpeluang diperluas pada pembiayaan fasilitas kampus, rumah sakit pendidikan, program beasiswa, hingga pemanfaatan hasil riset Undip, termasuk teknologi pengelolaan sampah.

“Undip memiliki ekosistem yang kuat untuk mengembangkan layanan digital terintegrasi. Melalui kolaborasi tersebut, BTN berharap mampu menghadirkan kemudahan transaksi bagi sivitas akademika sekaligus mendukung transformasi digital kampus menuju layanan yang semakin modern dan inklusif,” pungkasnya.(aln)


TERKINI

Transformasi TelkomGroup Berbuah Manis


Rekomendasi

...