JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Jawa Tengah menggelar gerakan kesehatan bertajuk “SEHAT untuk Semua Generasi” di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta dengan rangkaian senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan dokter spesialis hingga pelantikan pengurus baru YJI Jawa Tengah.
Ketua YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah, dr. Dyah Anggraeni, M.Kes., Sp.PK mengatakan, kesehatan jantung harus dibangun sejak dini melalui kebiasaan hidup sehat.
“Kami ingin mengajak masyarakat dari berbagai generasi untuk bergerak bersama, menjaga pola hidup, melakukan aktivitas fisik secara teratur, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya.
Senam Jantung Sehat Bersama menjadi kegiatan pembuka yang berlangsung pukul 06.00-08.00 WIB. Peserta berasal dari Klub Jantung Sehat, Komite Lansia Indonesia (KLPI), Perwosi, Rotary Club Area Semarang serta berbagai komunitas dan organisasi senam lainnya.
Dyah mengatakan, olahraga bersama tidak hanya bertujuan meningkatkan aktivitas fisik, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan jantung merupakan bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Gerakan hidup aktif harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar dilakukan sesekali,” katanya.
Usai senam, masyarakat dapat mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan pelayanan dokter spesialis keliling atau Spelling pukul 08.00-14.00 WIB. Program tersebut dikoordinasikan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang dan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.
Pelayanan kesehatan melibatkan Puskesmas Pandanaran, Puskesmas Bulusan, Puskesmas Plamongansari, RSUP Dr. Kariadi, RS William Booth dan RS Panti Wilasa Citarum. Layanan meliputi dokter spesialis jantung, penyakit dalam, mata, paru dan kesehatan jiwa.
Selain itu tersedia pemeriksaan IVA hasil kolaborasi Rotary Club Area Semarang dan Dinas Kesehatan, layanan diagnostik kesehatan mata serta donor darah yang difasilitasi RSUP Dr. Kariadi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan deteksi dini.
Dyah menegaskan, deteksi dini penting dilakukan karena berbagai faktor risiko penyakit tidak menular sering kali tidak disadari masyarakat.
“Dengan pemeriksaan kesehatan, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan melakukan langkah pencegahan maupun penanganan yang diperlukan,” jelasnya.
YJI Jawa Tengah juga menggaungkan Panca Usaha Jantung Sehat yang dirangkum dalam akronim SEHAT, yakni S Seimbangkan Gizi, E Enyahkan Rokok, H Hadapi dan Atasi Stres, A Awasi Tekanan Darah serta T Teratur Berolahraga.
“SEHAT bukan hanya sebuah slogan, tetapi kebiasaan yang harus kita mulai dari diri sendiri dan keluarga,” ungkap Dyah.
Rangkaian kegiatan juga diisi pisah sambut dan pelantikan Pengurus YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah. Serah terima kepemimpinan dilakukan dari Hj. Sri Lestari Sudiro, S.E., S.H., M.H. kepada dr. Dyah Anggraeni, M.Kes., Sp.PK sebagai Ketua YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah untuk periode kepengurusan mendatang.
Pelantikan pengurus dilakukan Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Annisa Pohan Yudhoyono, S.E., M.M., dan dilanjutkan Rapat Kerja Pengurus YJI Jawa Tengah. Dyah menegaskan, menjaga kesehatan jantung membutuhkan keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, komunitas, dunia usaha serta keluarga.
“Jantung sehat bukan dimulai saat seseorang sakit, tetapi ketika seseorang memilih untuk hidup sehat setiap hari,” pungkasnya.(aln)





