Jumat Berkah Rutin Bupati Semarang, Alfamart Tambahkan 400 Paket Sembako


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Ratusan warga memadati depan Rumah Dinas Bupati Semarang di Jalan Ahmad Yani Ungaran, Jumat (11/9/2026) siang, usai pelaksanaan salat Jumat. Mereka datang untuk menerima bantuan dalam kegiatan Jumat Berkah yang rutin digelar Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

Kali ini, kegiatan Jumat Berkah Bupati Ngesti Nugraha diadakan bersama Alfamart dengan menyalurkan sebanyak 400 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya masyarakat dari kelompok dhuafa.

Ngesti Nugraha mengatakan, kegiatan menyantuni dhuafa tersebut rutin dilaksanakan setiap Jumat. Biasanya ia melaksanakan tanpa mau diekspos karena kegiatan pribadi. Namun kegiatan kali ini dilaksanakan bersama Alfamart

“Ini kegiatan menyantuni dhuafa yang rutin kami adakan setiap Jumat Berkah. Biasanya kami tidak mau diekspos. Kebetulan hari ini kita melaksanakan bersama Alfamart,” ungkap Ngesti Nugraha.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Alfamart yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penerima bantuan tidak hanya berasal dari Kabupaten Semarang, tetapi juga terdapat warga dari wilayah sekitar.

“Terima kasih kepada Alfamart, ada Pak Daru dan Pak Solihin yang telah membantu warga masyarakat Kabupaten Semarang. Tadi yang datang juga ada dari Banyumanik (Kota Semarang, red), Demak, Salatiga, tetapi banyak memang warga Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Dari 400 paket sembako yang disiapkan, sebagian dibagikan langsung dalam kegiatan Jumat Berkah. Sisanya akan disalurkan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kecamatan Susukan yang jumlahnya sekitar 80 orang.

Bantuan juga akan diberikan kepada masyarakat yang sehari-hari bekerja di sektor informal, seperti tukang parkir dan pedagang yang berjualan di pinggir jalan.

Baca juga:  Sukses Raih Wahana Tata Nugraha 2024, Ini Progam Dijalankan Pemkab Semarang

“Supaya nanti betul-betul bermanfaat. Jumat Berkah kita adakan rutin berupa pemberian paket makanan dan uang untuk sekitar 250 orang, kali ini ada tambahan 400 paket sembako dari Alfamart,” tutur Ngesti Nugraha.

Disebukan, Pemerintah Kabupaten Semarang juga memiliki program bantuan makanan bagi warga lanjut usia (lansia). Karena keterbatasan anggaran, program tersebut untuk sementara diberikan kepada 177 lansia.

Ngesti Nugraha menjelaskan, bantuan makanan itu diberikan dua kali sehari dengan melibatkan warung makan dan pengemudi ojek. Pemkab Semarang membeli makanan dari warung dengan anggaran Rp 20 ribu untuk dua kali makan.

“Kita kerja sama dengan warung dan tukang ojek. Tukang ojek juga dapat rezeki untuk mengantarkan makanan, warungnya juga bisa laris. Bahkan menunya ditambah daging, buah-buahan, sehingga menunya malah bagus-bagus,” jelasnya.

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha bersama Pimpinan Cabang Alfamart Semarang Jawa Tengah memberikan keterangan kepada wartawan seusai kegiatan Jumat Berkah. FOTO:MUIZ/JATENGPOS

Menurutnya, kegiatan Jumat Berkah tersebut berawal dari niat pribadi bersama keluarga. Dalam perkembangannya, program tersebut kemudian mendapat dukungan dari pihak lain, termasuk Alfamart melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Kepala Cabang Alfamart Semarang Daru Harjanto mengatakan, bantuan 400 paket sembako merupakan bagian dari program CSR Alfamart. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, dan gula dengan senilai sekitar Rp180 ribu.

Daru menuturkan, kerja sama tersebut bermula setelah pihaknya berdiskusi dengan Bupati Semarang mengenai bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Alfamart memang ingin terlibat membantu masyarakat. Bentuknya apa? kemudian Pak Bupati memberikan petunjuk, ‘Sudah, ikut saja. Kebetulan ada Jumat Berkah.’ Jadi kami masuk melalui program Pak Bupati,” ungkap Daru.

Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada pembagian sembako. Alfamart, kata dia, juga membuka peluang kerja sama dalam program lain, termasuk pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang.

Baca juga:  Tinjau KDMP di Kabupaten Semarang, Kasdam IV/Diponegoro Pastikan 6.262 Unit Selesai Akhir Juli

“Harapan kami juga berkelanjutan, bukan hanya kali ini. Khususnya terkait program yang lain, kami juga ada keinginan untuk bekerja sama dengan UMKM, khususnya masyarakat Kabupaten Semarang,” katanya.

Salah satu penerima bantuan, Tri Susena (43), bahkan rela menempuh perjalanan dari Gayamsari, Kota Semarang, menuju Ungaran setiap Jumat.

Tri mengaku datang karena kondisi ekonominya yang pas-pasan. Pekerjaan yang tidak selalu tersedia membuat penghasilannya tidak menentu dan terkadang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia juga mengaku keluarganya tidak mendapatkan bantuan sosial.

“Kami dari masyarakat golongan bawah. Sehari-harinya kadang kerja, kadang enggak. Ada bantuan sembako tentu meringankan. Anak-anak kami bisa makan lebih layak,” kata Tri di sela-sela kegiatan Jumat Berkah.

Menurutnya, ia sudah beberapa kali datang ke Ungaran untuk mengikuti kegiatan Jumat Berkah karena mengetahui Bupati Semarang rutin membagikan bantuan kepada masyarakat.

“Rumah di Gayamsari, setiap Jumat ke sini karena Pak Bupati sering bagi-bagi,” ujarnya.

Sementara, antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean penerima bantuan. Tak hanya warga Kabupaten Semarang, sejumlah warga dari Kota Semarang, Kabupaten Demak hingga Kota Salatiga juga turut hadir.

Untuk kegiatan Jumat Berkah kali ini, sekitar 250 orang menerima paket bantuan secara langsung. Sementara paket yang tersisa akan disalurkan secara bertahap kepada kelompok masyarakat lain yang membutuhkan.

Bagi Bupati kegiatan tersebut bukan sekedar membagikan sembako. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus beragam, Jumat Berkah menjadi salah satu bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan bantuan secara langsung kepada warga yang membutuhkan. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...