JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Pembangunan dengan cara gotong royong TNI dan masyarakat di Desa Gantungan dinyatakan berjalan dengan baik. TMMD Kodim 0727 Karanganyar di Desa Gantungan terbukti menorehkan hasil kerja lebih banyak dari pada proyek pekerjaan yang ditenderkan.
Kasdam Kodam IV Diponegoro, Brigjen TNI Ujang Darwis menjelaskan, dengan pembangunan jalanĀ di desa Gantungan ini manfaat yang jelas bisa dilihat adalah perjalanan semakin hemat waktu karena tak perlu memutar. Selain itu karena di desa ini merupakan sentra pertanian sayur organik. Hasil pembangunan jalan ini sangat bisa dimanfaatkan untuk memudahkan sarana distribusi.
“Dengan TMMD ini hasil kerja lebih banyak.
Dari pada pekerjaan yang ditenderkan dan pembangunan dengan cara TMMD ini lebih hemat anggaran. Kita sudah ngobrol dengan pemerintah Karanganyar, jika ada karya bakti apapun, kapan saja kami siap kerjasama,” terangnya pada wartawan,kemarin.
Ia berharap, sebagaimana harapannya Pangdam IV Diponegoro, yakni masyarakat dapat menjaga bangunan itu. Jika masyarakat turut bersama menjaga hasil pekerjaan ini akan dapat terus dirasakan. Karena jalan itu bisa tahan lama.
Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto yang turut mengecek bersama hasil pembangunan di Desa Gantungan tersebut merasa bangga karena suasana gotong royong, guyup rukun, dan kepedulian masyarakat sangat terlihat.
“Saya mewakili pemerintah kabupaten Karanganyar sangat berterimakasih atas kegiatan TMMD ini. Di luar pembangunan fisik, saya melihat kegiatan ini menimbulkan rasa gotong royong, guyup rukun dan kepedulian masyarakat sangat terlihat. Itu masyarakat sampai turut swadaya, 250 juta. Ini adalah kolaborasi yang sangat luar biasa. Harus ditingkatkan dan dipupuk terus rasa gotong royong ini,” ujarnya.
Ditanya terkait kesan irit dan merata saat pembangunan dengan cara TMMD ini, Wabup Rober Christanto menegaskan konsep pembangunan dengan TMMD bukan hanya irit anggaran tapi dampaknya juga lebih baik. “Selain pembangunan fisik yang banyak itu. Saya lihat masih ada bakti sosial, pengobatan gratis, penanganan stunting, dan anti narkoba. Ini luar biasa. Tahun depan harus diadakan lagi,” tandasnya. (yas)




