Mahasiswa UTM Berlatih Membuat Kreasi Janur dan Mengenal Potensi Desa Munding


JATENGPOS.CO.ID,  UNGARAN – Mahasiswa Universiti Teknologi Malaysia (UTM) mengikuti kegiatan pembuatan kreasi dari janur di Desa Munding, Kabupaten Semarang, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian KKN Internasional Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang mengusung kolaborasi internasional sekaligus pengenalan potensi lokal kepada mahasiswa mancanegara.

Pelaksanaan KKN Internasional tersebut diinisiasi UPGRIS melalui kolaborasi Kantor Urusan Internasional (KUI) UPGRIS dengan UTM. Kegiatan dikoordinasikan Ketua KKN UPGRIS Arisul Ulumuddin, S.Pd., M.Pd., serta didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Shofif S Akbar, S.E., M.M. dan Prasena Arisyanto, S.Pd., M.Pd.

Kehadiran mahasiswa UTM di Desa Munding mendapat sambutan positif dari pemerintah desa. Sekretaris Desa Munding Pujiyono menyebut kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus mengenal berbagai potensi lokal.

“Pemerintah Desa Munding menerima dengan baik kegiatan ini dan sangat menanti kehadiran mahasiswa untuk belajar sekaligus mengenal potensi yang ada di desa,” ujar Pujiyono.

Baca juga:  Prinsip Kerja Gubernur Jateng: Melihat, Mendengar, Bertindak

Dalam kegiatan pembuatan kreasi janur, mahasiswa UTM mendapat penjelasan mengenai pemanfaatan bahan lokal sekaligus mempraktikkan secara langsung proses pembuatannya. Janur yang dekat dengan kehidupan masyarakat tersebut dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk kerajinan yang memiliki nilai estetika.

Dijelaskan, kerajinan janur juga tidak hanya memiliki nilai seni dan budaya, tetapi berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Kreativitas, inovasi desain, serta pemasaran yang tepat dapat membuka peluang usaha sekaligus memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Selain kreasi janur, mahasiswa UTM juga dikenalkan dengan sejumlah potensi pertanian, perikanan, dan pengolahan hasil lokal di Desa Munding. Mereka berkesempatan melihat budidaya ikan koi di Yosifarm, mempelajari pengolahan jamur, melakukan penanaman sayuran, serta mengikuti aktivitas petik jeruk lemon.

Baca juga:  Wali Kota Semarang Persilahkan Polisi Tindak Pidana Distributor Obat Nakal

“Berbagai aktivitas ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai kehidupan masyarakat dan potensi ekonomi yang berkembang di Desa Munding,” ujar Arisul.

Rangkaian KKN Internasional UPGRIS bersama UTM di Desa Munding berlangsung pada 14–19 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus sarana membangun hubungan kerja sama internasional dan memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat akademik dari luar negeri.

Ditambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman bermakna bagi mahasiswa sekaligus manfaat bagi masyarakat Desa Munding. Berbagai potensi lokal seperti kerajinan janur, budidaya ikan koi, pengolahan jamur, sayuran, dan jeruk lemon dapat dikembangkan sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

alnCaption: Mahasiswa Universiti Teknologi Malaysia (UTM) mengikuti praktik membuat kreasi janur dalam rangkaian KKN Internasional UPGRIS di Desa Munding, Kabupaten Semarang.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...