Pemerintah Gandeng PGN Dukung Optimalisasi Jargas di Gresik dan Sidoarjo


JATENGPOS.CO.ID, GRESIK – Pemerintah terus mendorong pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui perluasan program jaringan gas bumi rumah tangga (jargas), seiring semakin terkoneksinya infrastruktur gas bumi nasional. Gresik dan Sidoarjo menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam upaya memperluas akses masyarakat terhadap energi yang aman, andal dan berkelanjutan.

 

Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., ke jaringan gas bumi di Gresik dan Sidoarjo. Dalam agenda tersebut, Dudung didampingi Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Agung Kuswardono, serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta.

 

Dijelaskan Dudung, kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas Kantor Staf Presiden (KSP) dalam mengawal program prioritas nasional, khususnya yang berkaitan dengan swasembada energi dan upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG. Pengembangan jargas menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut, sekaligus mendukung Program Kerja Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027.

 

“Pembangunan jaringan gas perkotaan telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Kunjungan ini juga sekaligus dalam rangka persiapan pengoperasian jargas APBN Tahun Anggaran 2025-2026 di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo,” kata Dudung.

 

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Agung Kuswardono menuturkan, pembangunan jargas terus dilanjutkan seiring dengan semakin terkoneksinya infrastruktur gas bumi nasional. Konektivitas jaringan transmisi, termasuk Pipa Cirebon-Semarang, menjadi salah satu fondasi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi domestik, termasuk bagi kebutuhan rumah tangga.

Baca juga:  Kendaraan Niaga L300 Besutan Mitsubishi Jadi Andalan Pengusaha

 

“Pengembangan jargas juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik sekaligus mengurangi subsidi terhadap APBN. Semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan jaringan gas bumi, maka semakin luas pemanfaatan energi domestik yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Agung.

 

Ditambahkan Agung, sepanjang 2025-2026 Pemerintah membangun sekitar 119.379 Sambungan Rumah (SR) jargas yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Khusus di Gresik dan Sidoarjo, masing-masing telah dibangun sekitar 7.000 SR.

 

“Mulai tahun ini pemerintah akan melakukan pembangunan jargas secara masif. Hingga tahun 2028 ditargetkan terbangun jargas sebanyak 1 juta SR,” ungkapnya.

 

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM sebelumnya telah membangun jargas menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak 4.000 SR di Gresik sejak 2022. Sementara di Sidoarjo, pembangunan jargas telah mencapai 29.961 SR sejak 2010 dengan penugasan kepada PGN sebagai operator.

 

Pengalaman PGN dalam melayani pelanggan rumah tangga di Gresik dan Sidoarjo menjadi salah satu modal penting dalam mendukung keberlanjutan pemanfaatan gas bumi di kedua wilayah tersebut. PGN juga memiliki pengalaman dalam pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur gas bumi, termasuk asset integrity, keselamatan jaringan, pengelolaan pelanggan serta pelayanan gas bumi kepada masyarakat.

Baca juga:  RSU Permata Blora Miliki Klinik Fertilitas

 

“PGN menyambut baik perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan jargas di Gresik, Sidoarjo serta wilayah lainnya. Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus mendukung pengembangan dan pengelolaan infrastruktur jaringan gas bumi untuk segmen rumah tangga dan pelanggan kecil,” ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta.

 

Menurut Hery, PGN siap mendukung pengelolaan jaringan gas yang dibangun Pemerintah melalui skema APBN sesuai dengan penugasan, peran, mekanisme dan ketentuan yang ditetapkan. Secara nasional, PGN saat ini telah melayani lebih dari sekitar 820 ribu pelanggan rumah tangga.

 

Sejalan dengan program strategis Pemerintah, PGN juga terus mengembangkan pemanfaatan gas bumi melalui berbagai skema infrastruktur. Pengembangan tersebut mencakup jaringan pipa maupun solusi beyond pipeline, termasuk Compressed Natural Gas (CNG) untuk menjangkau wilayah dan kebutuhan yang belum dapat dilayani melalui jaringan pipa.

 

Ke depan, Pemerintah akan terus memperluas pemanfaatan gas bumi melalui pengembangan program jargas di berbagai daerah. Sinergi Pemerintah dengan para pemangku kepentingan, termasuk PGN, diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap gas bumi sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan energi domestik.(aln)


TERKINI

OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham Bursa Efek

Rekomendasi

...