JATENGPOS.CO.ID–Semarang selain dikenal sebagai kota Pendidikan di Jawa tengah, ternyata juga kaya keragaman culture, hiburan dan kuliner. Semarang menjadi salah satu surga kuliner yang masih menjadi buruan bagi warga lokal dan pendatang. Kuliner jenis tradisional, western, italian masih menjadi favorit pemburu rasa. Bagaimana jadinya bila berburu kuliner tradisional beraroma dan berbumbu western dengan cita rasa yang unik. Salah satunya adalah Enakke Japanese food. Sebuah gerai makanan jepang sederhana yang berjualan dipinggir di daerah Wonodri Baru Raya berhasil menarik perhatian mahasiswa dan warga sekitar. Berdiri sejak 2022, gerai ini buka mulai jam 4 sore dan tutup jam 10 malam.
Beragam menu seperti, chiken, beef dan juga ramen yang disajikan dengan sentuhan ala Jepang. Dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp 8.000,- sampai Rp 39.000,- perporsi. Kisaran harga yang murce tersebut menjadi salan satu alasan, gerai ini banyak diserbu mahasiswa sebagai target pasarnya. Dengan harga minimalis tersebut, pelanggan sudah dapat menikmati menu beef meskipun tanpa nasi. Harga yang terjangkau tersebut berhasil menarik berbagai kalangan, terutama mahasiswa, untuk datang dan mencoba menu yang ditawarkan.
Salah satu karyawan (Mat) mengatakan bahwa pemiliknya memulai usaha nya dengan skala kecil dengan harapan dapat menawarkan makanan ala Jepang dengan harga yang ekonomis dan tidak bikin dompet teriak. Dari yang hanya tadinya hanya berawal di Wonodri ini, kini sudah berdiri 3 cabang di Semarang. Respon dari para pelanggan yang menyukai makanan mereka sehingga mereka terus kembali ketempat tersebut, menjadikan nya salah satu alasan untuk membuka cabang lain di daerah yang berbeda supaya semua orang bisa merasakan masakan ala Jepang ini.

“Mayoritas pembeli kami mahasiswa sih dan, karena kami open dari jam 4 sore dan tutup di jam 10, kemudian makanan yang best seller nya ada di chicken cordon blue” ujar Mat di sela-sela kesibukannya melayani pelanggan.
Selain harga yang cukup terjangkau proses penyajiannya juga terbilang cepat sehingga membuat pelanggan tidak harus menunggu lama, meskipun dengan skala yang cukup ramai.
Salah satu pelanggan, Naila mengaku cukup sering membeli makanan di tempat tersebut karena rasanya enak dan porsinya sesuai dengan harga. “Kalau lagi pengen makan yang enak tapi murah , biasanya ke sini. Harganya pas untuk mahasiswa dan rasanya juga enak,” ujarnya
Meski disekitar tempat makanan ala Jepang tersebut juga dipenuhi oleh berbagai macam kuliner termasuk juga restoran dengan konsep yang modern. Salah satu karyawan berharap optimis bahwa usahanya kuliner ala Jepang ini dapat terus berkembang. Ia berharap inovasi menu dan cita rasa khas Jepang yang ditawarkan mampu menarik lebih banyak pelanggan serta menjadikan tokonya sebagai salah satu pilihan kuliner favorit di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar. (Raisha)





